Journal Gamas

Label

lisensi

Red
Agustus 11, 2026, 21.22 WIB
Last Updated 2026-08-11T14:22:09Z
BirokrasiHeadline

U. Kusmana Tegaskan SAT SET Harus Bawa Perubahan Budaya Kerja di Setda Kuningan

Advertisement

KUNINGAN - JOURNALGAMAS.COM,-
Pemerintah Kabupaten Kuningan terus mendorong transformasi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan. Salah satu langkah tersebut dilakukan melalui peluncuran Sistem Informasi Pelayanan Administrasi dan Servis Terintegrasi (SAT SET) di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Kuningan.

Peluncuran SAT SET berlangsung di Teras Pendopo Kuningan, Selasa (11/8/2026), dan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan U. Kusmana. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Bagian Umum Setda Kabupaten Kuningan.

Kehadiran SAT SET menjadi langkah baru dalam menghadirkan pelayanan administrasi yang lebih cepat, mudah, tertib, transparan, terintegrasi, sekaligus dapat dipantau. Inovasi tersebut diharapkan tidak hanya mempermudah proses administrasi, tetapi juga meningkatkan efektivitas kerja serta kualitas pelayanan bagi seluruh pengguna layanan di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Kuningan.

Kepala Bagian Umum Setda Kabupaten Kuningan, Sri Mulyati, S.Pd., M.M.Pd., mengatakan SAT SET lahir untuk menjawab kebutuhan pelayanan administrasi sekaligus menjadi bagian dari transformasi digital dan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

“SAT SET kami hadirkan sebagai sebuah inovasi untuk menjawab kebutuhan pelayanan administrasi di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Kuningan, yang sekaligus menjadi bagian dari upaya kita dalam mendukung transformasi digital dan penerapan SPBE,” ujar Sri Mulyati.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi dalam pemerintahan tidak boleh berhenti pada penggunaan aplikasi. Teknologi harus mampu mendorong perubahan cara kerja sekaligus memperkuat komitmen aparatur dalam memberikan pelayanan.

“Teknologi hanyalah alat. Yang paling penting adalah perubahan cara kerja dan komitmen kita untuk memberikan pelayanan yang lebih baik. Karena sesungguhnya pelayanan yang baik bukan hanya tentang menyelesaikan pekerjaan, tetapi tentang bagaimana kita memberikan kemudahan, kepastian, dan kepuasan kepada pengguna,” tuturnya.

Sri Mulyati menjelaskan, SAT SET dikembangkan dengan semangat menyederhanakan proses administrasi yang selama ini dinilai masih rumit dan membutuhkan waktu.

“Bagaimana pekerjaan yang selama ini terasa rumit menjadi lebih mudah, yang lambat menjadi cepat, dan yang kurang terpantau menjadi lebih terukur,” katanya.

Meski telah diluncurkan, SAT SET akan terus dikembangkan dan disempurnakan. Karena itu, seluruh jajaran Sekretariat Daerah Kabupaten Kuningan diharapkan ikut menggunakan sekaligus mengawal implementasinya.

Sri Mulyati juga membuka ruang bagi seluruh pengguna layanan untuk memberikan masukan dalam rangka penyempurnaan sistem.

“SAT SET bukan milik Bagian Umum semata, tetapi SAT SET adalah milik kita bersama. Keberhasilannya bukan hanya diukur dari seberapa canggihnya aplikasi, tetapi seberapa besar manfaatnya dalam membantu pekerjaan kita dan meningkatkan kualitas pelayanan,” ungkapnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, Asisten Administrasi Umum, tim efektif, tim IT, admin, serta seluruh pegawai yang telah memberikan arahan, dukungan, tenaga, dan pemikiran hingga SAT SET dapat diwujudkan dan diluncurkan.

Secara khusus, Sri Mulyati juga menyampaikan terima kasih kepada Sekda Kuningan atas arahan, kepercayaan, dan dukungan terhadap lahirnya inovasi tersebut.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan U. Kusmana, S.Sos., M.Si., menyambut positif kehadiran SAT SET. Menurutnya, inovasi tersebut menjadi kebutuhan penting di tengah tuntutan digitalisasi dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Saya haturkan terima kasih atas inovasi terbaru yang dilahirkan Ibu. SAT SET atau Sistem Informasi Pelayanan Administrasi dan Servis Terintegrasi di Setda ini tentunya sangat luar biasa dan sangat diharapkan oleh kita,” ujar U. Kusmana.

Ia menilai perkembangan pelayanan pemerintahan di era digital akan sulit dilakukan secara optimal tanpa dukungan sistem dan aplikasi yang terintegrasi.

“Zamannya sekarang tanpa digitalisasi, tanpa aplikasi yang terintegrasi, sulit dalam rangka pelayanan publik,” katanya.

Namun, menurut U. Kusmana, keberhasilan sebuah inovasi tidak semata-mata ditentukan oleh kecanggihan teknologi. Hal yang lebih penting adalah seberapa besar inovasi tersebut memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pelayanan dan kinerja aparatur.

“Setda sebagai etalase Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan tentunya harus bisa menjadi yang terbaik, harus bisa menjadi contoh dan terdepan bagaimana terkait dengan pelayanan publik yang selama ini mungkin masih banyak dikeluhkan oleh masyarakat,” jelasnya.

Karena itu, ia berharap implementasi SAT SET mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan sekaligus kinerja aparatur di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Kuningan.

“Dengan lahirnya SAT SET yang dilahirkan oleh Bu Kabag Umum, tentunya ini harapan besar. Bagaimana kita bisa memberikan pelayanan yang maksimal, pelayanan yang prima dalam rangka peningkatan kinerja para rekan-rekan aparat,” ungkapnya.

Sekda U. Kusmana juga menekankan empat hal penting yang harus menjadi perhatian aparatur dalam memberikan pelayanan, yakni kecepatan merespons, ketepatan layanan, transparansi proses, serta orientasi terhadap kepuasan pengguna.

“Cepat dalam merespons, tepat dalam memberikan layanan, transparan dalam setiap proses, serta berorientasi pada kepuasan penggunanya,” tegas U. Kusmana.

Lebih jauh, Sekda berharap penerapan SAT SET tidak sekadar menghasilkan sistem digital baru, tetapi benar-benar membawa perubahan terhadap budaya kerja di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Kuningan.

“SAT SET ini diharapkan harus ada perubahan,” pungkasnya.

/Moris