Journal Gamas

Label

lisensi

Red
Juli 21, 2026, 18.43 WIB
Last Updated 2026-07-21T11:59:19Z
HeadlinePeristiwa

Kebakaran Hutan di Blok Cirendang Hanguskan 30 Hektare Lahan TNGC, Api Berhasil Dipadamkan

Advertisement

KUNINGAN - JOURNALGAMAS.COM,-
Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), tepatnya di Blok Cirendang, Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, Selasa (21/7/2026). Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 12.30 WIB tersebut menghanguskan sekitar 30 hektare lahan semak dan rumput kering milik TNGC.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui setelah Babinsa Desa Padabeunghar Koramil 1514/Pancalang, Sertu Nendi, menerima laporan dari Nia, penjaga warung di kawasan objek wisata Batu Sepur. Dalam laporannya, Nia melihat kepulan asap tebal disertai kobaran api yang telah menjalar di kawasan Blok Cirendang yang berada dalam wilayah TNGC.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, kebakaran diduga dipicu oleh ranting-ranting pohon yang telah mengering akibat musim kemarau. Kondisi cuaca panas yang disertai angin kencang diduga menyebabkan gesekan antar ranting sehingga memunculkan percikan api yang kemudian merambat dengan cepat ke area semak belukar dan lahan kering di sekitar lokasi.

Mendapat laporan tersebut, anggota Koramil 1514/Pancalang bersama perangkat Desa Padabeunghar, petugas TNGC, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta warga sekitar langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan upaya pemadaman. Seluruh unsur yang terlibat bahu-membahu melakukan penanganan guna mencegah api meluas ke area lain.

Proses pemadaman dilakukan dengan metode sekat bakar menggunakan peralatan seadanya. Langkah tersebut dilakukan untuk memutus jalur rambatan api mengingat kondisi medan yang cukup sulit dijangkau kendaraan pemadam kebakaran. Berkat kerja sama seluruh pihak, kobaran api berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke kawasan yang lebih luas.

Selain melakukan pemadaman, Babinsa bersama perangkat desa dan petugas TNGC juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau. Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, serta segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda munculnya api atau asap di kawasan hutan.

Dari hasil pendataan sementara, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, sekitar 30 hektare lahan semak dan rumput kering di kawasan TNGC dilaporkan terbakar. Kebakaran yang terjadi di Blok Cirendang ini merupakan salah satu lokasi yang kerap mengalami peristiwa serupa setiap musim kemarau karena berada di kawasan rawan kebakaran dan berbatasan langsung dengan permukiman warga Dusun Cirendang, Desa Padabeunghar.

Setelah dilakukan upaya pemadaman selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 16.00 WIB. Aparat bersama petugas TNGC dan masyarakat akan terus meningkatkan patroli serta pengawasan di kawasan tersebut sebagai langkah antisipasi guna mencegah terjadinya kebakaran susulan selama musim kemarau berlangsung.

/Moris