Journal Gamas

Label

lisensi

Red
Juni 08, 2026, 12.46 WIB
Last Updated 2026-06-08T05:46:03Z
HeadlinePendidikan

Cetak Generasi Unggul, SMPN 1 Ciawigebang Buka Penerimaan Murid Baru Tahun 2026

Advertisement

CIAWIGEBANG - JOURNALGAMAS.COM,-
SMP Negeri 1 Ciawigebang kembali membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027. Sebagai salah satu sekolah unggulan di Kabupaten Kuningan, SMPN 1 Ciawigebang terus berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas, inklusif, serta berorientasi pada pembentukan karakter dan prestasi peserta didik.

Ketua Panitia SPMB SMPN 1 Ciawigebang, H. Cucu, menyampaikan bahwa pada tahun ajaran 2026/2027 sekolah menyiapkan sebanyak 10 rombongan belajar (rombel) dengan total daya tampung mencapai 360 siswa.

"Pada pelaksanaan SPMB tahun ini, SMPN 1 Ciawigebang membuka kesempatan bagi 360 calon peserta didik baru yang akan ditempatkan dalam 10 rombongan belajar. Kami berharap proses penerimaan berjalan lancar dan mampu menjaring peserta didik yang memiliki semangat belajar tinggi," ungkap H. Cucu, Senin (8/6/2026).

Menurutnya, sebagai lembaga pendidikan yang telah lama menjadi pilihan masyarakat, SMPN 1 Ciawigebang terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan melalui berbagai program akademik maupun non-akademik yang mendukung pengembangan potensi peserta didik secara optimal.

Dalam pelaksanaan SPMB Tahun Pelajaran 2026/2027, pihak sekolah telah menetapkan sejumlah persyaratan umum dan persyaratan khusus yang wajib dipenuhi oleh calon peserta didik sesuai jalur pendaftaran yang dipilih.

Persyaratan Umum

Calon peserta didik diwajibkan melengkapi dokumen sebagai berikut:

1. Ijazah SD/sederajat, Program Paket A, atau ijazah lain yang dinilai setara dengan ijazah SD.

2. Legger atau nilai kolektif Tes Kemampuan Akademik (TKA).

3. Fotokopi Kartu Keluarga (KK).

4. Surat keterangan berkelakuan baik dari sekolah asal.

5. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) orang tua.

6. Fotokopi Akta Kelahiran.

7. Print out atau tangkapan layar Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).

8. Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) dari orang tua.

9. Fotokopi Ijazah Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA), BPMQ, atau pendidikan keagamaan lainnya bagi yang memiliki.

10. Berusia paling tinggi 15 tahun pada saat pelaksanaan SPMB.

11. Menyiapkan stof map:

- Warna merah untuk calon peserta didik laki-laki.

- Warna kuning untuk calon peserta didik perempuan.

Persyaratan Khusus

Selain persyaratan umum, calon peserta didik juga harus melengkapi dokumen sesuai jalur penerimaan yang dipilih.

- Jalur Anak Guru

Calon peserta didik yang mendaftar melalui jalur anak guru wajib melampirkan:

- SK golongan terakhir orang tua.

- Surat keterangan mengajar pada tahun pelajaran berjalan.

- Jalur Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM)

Pendaftar wajib melampirkan salah satu dokumen berikut:

- Kartu Indonesia Pintar (KIP).

- Program Keluarga Harapan (PKH).

- Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

- Kartu Indonesia Sehat (KIS).

- Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua

Calon peserta didik wajib melampirkan surat rekomendasi atau surat penugasan dari instansi, lembaga, kantor, maupun perusahaan tempat orang tua bekerja sebagai bukti adanya perpindahan tugas.

H. Cucu mengimbau kepada seluruh calon peserta didik dan orang tua agar mempersiapkan seluruh dokumen sejak dini sehingga proses pendaftaran dapat berjalan dengan tertib dan lancar.

Ia juga menegaskan bahwa SMPN 1 Ciawigebang tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, kedisiplinan, serta pengembangan bakat dan minat siswa melalui berbagai kegiatan sekolah.

"Dengan dukungan tenaga pendidik yang profesional, sarana pembelajaran yang memadai, serta lingkungan sekolah yang kondusif, kami siap menyambut generasi baru yang akan tumbuh menjadi pelajar berprestasi, berkarakter, dan mampu bersaing di masa depan," pungkasnya.

Melalui pelaksanaan SPMB Tahun Pelajaran 2026/2027 ini, SMPN 1 Ciawigebang berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas bagi Kabupaten Kuningan maupun Indonesia.

/Moris