Journal Gamas

Label

lisensi

Red
April 03, 2026, 09.53 WIB
Last Updated 2026-04-03T02:53:34Z
EksosbudHeadline

Sandy Tumiwa Soroti Pentingnya Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat di Kuningan

Advertisement

KUNINGAN - JOURNALGAMAS.COM,-
Sejalan dengan arah pembangunan nasional melalui Asta Cita Presiden Republik Indonesia, implementasi di tingkat daerah, khususnya Pemerintah Kabupaten Kuningan, perlu diwujudkan melalui sinergi yang nyata antara pemerintah daerah dan masyarakat hingga ke akar rumput.

Dalam konteks tersebut, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan publik yang kokoh, dengan menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas. Kondisi ini diyakini akan membuka peluang yang luas bagi masuknya investasi, termasuk dari luar negeri, guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Kabupaten Kuningan.

Humas Setya Kita Pancasila (SKT), Sandy Tumiwa SH, menyampaikan bahwa dinamika yang terjadi di tengah masyarakat, termasuk aksi penyampaian aspirasi sosial atau demonstrasi pada Rabu, 1 April 2026, merupakan bentuk kepedulian masyarakat dalam mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas. Hal tersebut, menurutnya, sejalan dengan arah kebijakan Presiden Republik Indonesia hingga ke tingkat akar rumput. Ujarnya Jumat (3/4/2026) 

Sandy yang juga menjabat sebagai staf khusus Sultan Sepuh Cirebon serta kader Partai Gerindra, turut menjabarkan korelasi motto “Asta Cita” dalam pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa penguatan nilai Pancasila dan demokrasi dapat diwujudkan melalui kehidupan sosial masyarakat yang harmonis, partisipatif, serta menjunjung tinggi semangat gotong royong.

Selain itu, stabilitas keamanan daerah harus dibangun melalui kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dalam menjaga ketertiban lingkungan. Kemandirian ekonomi juga perlu didorong melalui pemberdayaan UMKM, penguatan potensi lokal, serta peningkatan daya saing produk daerah.

Lebih lanjut, peningkatan kualitas sumber daya manusia dilaksanakan melalui perluasan akses pendidikan, layanan kesehatan, dan pelatihan keterampilan bagi masyarakat. Pemerataan pembangunan diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur hingga ke pelosok desa, sementara kelestarian lingkungan menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat.

Di sisi lain, reformasi birokrasi harus dijalankan dengan menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas, serta pelayanan publik yang profesional. Adapun pembukaan peluang kerja sama dan investasi perlu terus didorong melalui promosi potensi daerah secara berkelanjutan.

Sandy menegaskan, Kabupaten Kuningan memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi daerah yang maju, berdaya saing, serta menarik bagi para investor, apabila seluruh elemen mampu berjalan selaras dalam satu visi pembangunan. Hal tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

/Moris