Journal Gamas

Label

lisensi

Red
Maret 12, 2026, 10.47 WIB
Last Updated 2026-03-12T03:47:57Z
EksosbudHeadline

THR ASN Kuningan Ditargetkan Cair 12 - 13 Maret, Pemkab Siapkan Anggaran Rp74 Miliar

Advertisement

KUNINGAN - JOURNALGAMAS.COM,-
Pemerintah Kabupaten Kuningan menargetkan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat mulai direalisasikan pada 12 hingga 13 Maret 2026. Selanjutnya, pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) diharapkan dapat menyusul sekitar 14 Maret 2026.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kuningan, H. Deden Kurniawan Sopandi, Rabu (11/3/2026). Ia menyebutkan bahwa pemerintah daerah telah mempersiapkan berbagai langkah sejak jauh hari agar pembayaran THR dapat dilakukan tepat waktu tanpa harus mengambil pinjaman jangka pendek.

Menurut Deden, sejak Selasa 10 Maret 2026 seluruh pemerintah daerah telah menerima regulasi dari pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri terkait mekanisme pembayaran Tunjangan Hari Raya yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Seiring dengan terbitnya regulasi tersebut, pemerintah daerah langsung mempersiapkan proses administrasi dan penganggaran untuk memastikan pembayaran THR dapat segera direalisasikan.

Pemerintah Kabupaten Kuningan sendiri telah menyiapkan anggaran sekitar Rp74 miliar untuk pembayaran THR atau gaji ke-14 bagi aparatur sipil negara menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Dana tersebut bersumber dari APBD melalui Dana Alokasi Umum (DAU) yang dikelola pemerintah daerah.

Deden menjelaskan bahwa berbeda dengan beberapa program bantuan lainnya, pembayaran THR bagi ASN daerah tidak mendapatkan penyaluran tambahan secara khusus dari pemerintah pusat. Dana tersebut telah masuk dalam skema Dana Alokasi Umum yang bersifat block grant dan selama ini digunakan untuk pembayaran gaji bulanan ASN.

Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah harus mengatur arus kas secara cermat. Terlebih pada tahun ini pemerintah daerah hanya memiliki waktu sekitar tiga bulan, yakni Januari hingga Maret, untuk menyisihkan sisa DAU dari pembayaran gaji bulanan ASN guna memenuhi kebutuhan THR.

Hal itu terjadi karena Hari Raya Idul Fitri tahun ini jatuh pada akhir Maret, sehingga proses penyisihan anggaran harus dilakukan lebih cepat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Karena Idul Fitri jatuh di bulan Maret, maka waktu penyisihan sisa DAU hanya tiga bulan. Ini yang membuat pengelolaan cashflow harus benar-benar ketat,” ujarnya.

Ia merinci total kebutuhan anggaran THR atau gaji ke-14 di Kabupaten Kuningan mencapai Rp74 miliar. Anggaran tersebut terdiri dari beberapa komponen pembayaran bagi ASN di lingkungan pemerintah daerah.

Pertama, THR atau gaji ke-14 untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu sebesar Rp61 miliar. Kedua, pembayaran tambahan penghasilan pegawai (TPP) bagi PNS dan PPPK penuh waktu sebesar Rp10,5 miliar. Ketiga, THR bagi PPPK paruh waktu sebesar Rp2,5 miliar.

BPKAD menargetkan proses pembayaran THR dapat mulai dilakukan pada 12 hingga 13 Maret 2026. Setelah itu, pembayaran TPP sekitar tanggal 14 Maret diharapkan dapat segera direalisasikan sehingga seluruh hak ASN dapat diterima sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Meskipun kebutuhan anggaran cukup besar dan waktu persiapan relatif singkat, Deden memastikan kondisi keuangan daerah tetap stabil. Selama periode Januari hingga Maret, berbagai program dan kegiatan pemerintah daerah tetap berjalan tanpa mengalami gangguan.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kuningan tidak perlu mengambil opsi pinjaman jangka pendek untuk menutup kebutuhan pembayaran THR yang waktunya berdekatan dengan Hari Raya.

“Alhamdulillah hingga saat ini pemerintah daerah masih mampu mendanai seluruh kegiatan yang berjalan tanpa harus mengambil pinjaman jangka pendek untuk pembayaran THR,” ungkapnya.

Selain itu, Deden juga mengimbau agar THR yang diterima para ASN dapat dibelanjakan di pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Dengan demikian, perputaran ekonomi masyarakat di Kabupaten Kuningan diharapkan semakin meningkat menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Di akhir keterangannya, Deden turut menyampaikan ucapan selamat menyambut Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan. Ia berharap dana THR yang diterima dapat memberikan manfaat sekaligus ikut menggerakkan perekonomian masyarakat di daerah.

/Moris