Journal Gamas

Label


lisensi

Red
Desember 29, 2025, 18.08 WIB
Last Updated 2025-12-29T11:08:39Z
EksosbudHeadline

Dr. Wahyu Hidayah: Refleksi Akhir Tahun Jadi Momentum Penguatan Kinerja Diskatan Kuningan

Advertisement

KUNINGAN - JOURNALGAMAS.COM,-
Menutup rangkaian kerja sepanjang Tahun 2025, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kabupaten Kuningan menggelar kegiatan silaturahmi internal yang dikemas dalam Refleksi Akhir Tahun 2025 dan Penyambutan Tahun Baru 2026, bertempat di Lapangan Upacara Diskatan Kabupaten Kuningan, Rabu (24/12/2025). Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk melakukan evaluasi kinerja, memperkuat soliditas organisasi, serta meneguhkan semangat pengabdian dalam menyongsong tahun kerja berikutnya.

Acara tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran Diskatan Kabupaten Kuningan, meliputi pejabat struktural dan fungsional, aparatur sipil negara (ASN), PPPK, PPPK PW, Penyuluh Pertanian, Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), petugas lapangan, staf administrasi, tenaga pendukung, serta anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Diskatan. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, M.Si., hadir memberikan arahan dan refleksi akhir tahun, didampingi istri tercinta Rika Farliani, S.E., M.Si., yang juga menjabat sebagai Ketua DWP Diskatan Kabupaten Kuningan.

Dalam arahannya, Dr. Wahyu Hidayah menegaskan bahwa refleksi akhir tahun merupakan bagian penting dari proses penguatan organisasi dan peningkatan kualitas kinerja. Ia menyampaikan bahwa sepanjang Tahun 2025, Diskatan Kabupaten Kuningan dihadapkan pada berbagai tantangan sektor ketahanan pangan dan pertanian, mulai dari dinamika perubahan iklim, keterbatasan sumber daya, hingga meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik.

Di tengah berbagai tantangan tersebut, Dr. Wahyu memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pegawai Diskatan yang tetap konsisten menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional. Apresiasi secara khusus juga disampaikan kepada jajaran penyuluh pertanian dan POPT yang selama ini menjadi garda terdepan pembangunan pertanian di lapangan.
“Penyuluh pertanian dan POPT merupakan ujung tombak pelayanan sektor pertanian. Mereka hadir langsung di tengah petani, melakukan pendampingan teknis, pengawalan budidaya, serta pengendalian hama dan penyakit tanaman. Kontribusi mereka sangat menentukan dalam menjaga produktivitas pertanian, stabilitas pangan, dan keberlanjutan sektor pertanian di Kabupaten Kuningan,” ujar Wahyu.

Lebih lanjut, Dr. Wahyu menyampaikan bahwa Tahun 2025 menjadi tahun yang sarat dengan capaian dan pengakuan kinerja. Sepanjang tahun berjalan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan berhasil meraih sejumlah penghargaan di tingkat Provinsi Jawa Barat sebagai bentuk apresiasi atas kinerja, inovasi, dan komitmen dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.

Berbagai capaian tersebut antara lain, Diskatan Kabupaten Kuningan di bawah kepemimpinan Dr. Wahyu Hidayah berhasil mempersembahkan kado akhir tahun bagi daerah pada ajang Anugerah Ketahanan Pangan Award Jawa Barat 2025, dengan raihan Kategori Gerakan Pangan Murah (GPM) Harapan I dan Neraca Pangan Terbaik Harapan II.

Selain itu, dalam Penghargaan Aparatur dan Non Aparatur Berprestasi Jawa Barat 2025, Diskatan Kabupaten Kuningan berhasil menunjukkan komitmen dalam regenerasi petani, yang ditandai dengan prestasi Wildan (Petani Muda) sebagai Juara I Regenerasi Petani Inovatif dan Berdaya Saing, BPP Kecamatan Cilimus sebagai Juara II Balai Penyuluhan Pertanian Berprestasi, serta Muhammad Iskhaq Juarsa, penyuluh pertanian Diskatan Kabupaten Kuningan, yang meraih Juara I Penyuluh ASN Berprestasi.

Prestasi lainnya diraih dalam forum Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Jawa Barat 2025, di mana KTNA Kabupaten Kuningan berhasil meraih Juara III Lomba Asah Terampil, memperkuat posisi Kabupaten Kuningan sebagai daerah dengan sumber daya pertanian yang kompeten dan berdaya saing.

Tidak hanya secara kelembagaan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, M.Si., juga secara pribadi menerima penghargaan atas kepemimpinan dan kontribusinya dalam pengembangan sektor pertanian dan ketahanan pangan. Pada ajang IJTI Cirebon Raya Award 2025, Dr. Wahyu Hidayah dianugerahi penghargaan “Tokoh Tani Modern”, yang semakin mengukuhkan peran strategis Diskatan Kabupaten Kuningan di tingkat regional.
“Berbagai penghargaan yang kita terima bukanlah tujuan akhir, melainkan konsekuensi dari kerja yang dilakukan dengan sungguh-sungguh, konsisten, dan berorientasi pada pelayanan publik. Ini adalah prestasi kolektif seluruh jajaran Diskatan, bukan prestasi individu,” tegas Wahyu.

Memasuki Tahun 2026, Kepala Dinas mengajak seluruh jajaran untuk terus memperkuat soliditas internal, meningkatkan kinerja yang lebih terukur dan berdampak, serta memastikan setiap program dan kegiatan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya menjaga integritas, disiplin kerja, dan budaya saling menghargai sebagai fondasi utama dalam membangun organisasi yang profesional, adaptif, dan berkelanjutan.

Kegiatan refleksi akhir tahun dan penyambutan Tahun Baru 2026 berlangsung dalam suasana hangat, akrab, dan penuh kekeluargaan. Acara ditutup dengan makan bersama seluruh pegawai dan anggota DWP Diskatan sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur atas perjalanan kinerja sepanjang Tahun 2025, sekaligus peneguhan optimisme dan semangat baru dalam mengawali Tahun 2026 guna mendukung visi Pemerintah Kabupaten Kuningan di bawah kepemimpinan Bupati H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., dan Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, S.H., M.Kn., yakni “Kuningan MELESAT (Maju, Empowering, LEStari, Agamis, dan Tangguh)”.

/Moris