Advertisement
KUNINGAN - JOURNALGAMAS.COM,- Audensi masyarakat Kalimanggis Kulon yang digelar di Aula Balai Desa pada Selasa (2/12/2025) berlangsung panas. Warga menyampaikan kekecewaan karena pemerintah desa dinilai tidak transparan dalam pengelolaan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2023 - 2024. Minimnya penjelasan dari pihak pemerintah desa memunculkan dugaan adanya penyimpangan dalam administrasi maupun pelaksanaan kegiatan.
Dalam forum tersebut, warga mengajukan 25 pertanyaan terkait penggunaan anggaran desa pada sejumlah program. Beberapa di antaranya menyangkut:
Anggaran pembangunan dan rehabilitasi sarana prasarana Karang Taruna,
Anggaran Linmas,
Anggaran Satgas Covid, Anggaran Bimtek pertanian dan peternakan,
Serta ketiadaan papan informasi pada setiap pembangunan fisik sebagaimana lazimnya ketentuan keterbukaan informasi publik.
Namun, Kepala Desa Kalimanggis Kulon, Wahidi, yang hadir bersama perangkat desa dan unsur pelaksana kegiatan (PPK), tidak mampu memberikan penjelasan yang rinci maupun transparan terkait alur penggunaan anggaran. Hal ini dinilai bertentangan dengan prinsip keterbukaan informasi sebagaimana diatur dalam UU No. 14 Tahun 2008.
Ketua BPD Kalimanggis Kulon, Ibu Rahmawati, turut memberikan keterangan terkait kegiatan Bimtek Pertanian dan Peternakan yang menurutnya dilaksanakan di Lembang. Kegiatan tersebut diikuti oleh perangkat desa dan kader PKK selama satu hari satu malam, dengan anggaran digunakan untuk akomodasi serta penyewaan bus. Ia menegaskan bahwa BPD hanya sebatas menerima laporan, sementara detail teknis dan realisasi anggaran berada pada kewenangan pemerintah desa.
Meskipun demikian, penjelasan tersebut belum mampu meredakan kekecewaan masyarakat. Mereka tetap mendesak pemerintah desa untuk membuka data penggunaan Dana Desa secara komprehensif agar tidak menimbulkan kecurigaan dan demi memastikan bahwa anggaran benar-benar terserap sesuai peruntukan.
Warga menuntut agar Pemdes segera membenahi administrasi dan meningkatkan transparansi demi menjaga kepercayaan publik serta mencegah terjadinya konflik horizontal di kemudian hari.
/Dodo


