Advertisement
KUNINGAN - JOURNALGAMAS.COM,- Audensi antara masyarakat Kalimanggis Kulon dan Pemerintah Desa pada Selasa (2/12/2025) berakhir dengan ketegangan. Warga yang hadir menyampaikan kekecewaan mendalam atas minimnya transparansi Pemdes terkait pengelolaan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2023–2024. Berbagai pertanyaan yang dilontarkan warga tidak mendapatkan jawaban jelas, sehingga memunculkan dugaan adanya penyimpangan dan ketidakteraturan administrasi di tubuh pemerintah desa.
Masyarakat menilai tata kelola administrasi keuangan desa tampak semrawut, terutama karena tidak adanya penjelasan rinci mengenai penggunaan anggaran. Kondisi ini semakin memperkuat dugaan warga bahwa terdapat kejanggalan dalam realisasi Dana Desa dua tahun anggaran terakhir tersebut.
Di tengah memanasnya suasana, Ketua APDESI Kabupaten Kuningan, Heni Rusdiana, memberikan pernyataan tegas sekaligus kritik terbuka terhadap situasi yang terjadi. Ia meminta masyarakat tidak berhenti pada kekecewaan semata, tetapi menempuh langkah konkret apabila menemukan dugaan penyimpangan.
“Jika warga merasa tidak puas dengan jawaban Pemdes maupun melihat adanya kejanggalan dalam realisasi anggaran 2023 - 2024, apalagi didukung bukti, silakan laporkan langsung ke Aparat Penegak Hukum. Tipikor Polres Kuningan adalah tempat yang tepat untuk menindaklanjuti temuan tersebut,” ujarnya.
Pernyataan Ketua APDESI itu menjadi sorotan karena menunjukkan sikap tegas organisasi kepala desa dalam mendorong transparansi dan akuntabilitas. Ia menegaskan bahwa Dana Desa adalah uang negara yang harus dikelola secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.
Heni Rusdiana juga mengingatkan bahwa isu penyimpangan anggaran tidak boleh dibiarkan mengambang tanpa kepastian. Menurutnya, pelaporan kepada APH merupakan mekanisme hukum yang wajib ditempuh apabila Pemdes tidak mampu memberikan klarifikasi yang memadai.
Audensi yang memanas tersebut diharapkan menjadi pintu evaluasi bagi Pemerintah Desa Kalimanggis Kulon untuk memperbaiki tata administrasi, membuka ruang transparansi, serta memulihkan kembali kepercayaan warganya.
/Dodo


