Journal Gamas

Label

lisensi

Red
September 09, 2026, 06.35 WIB
Last Updated 2026-09-08T23:37:39Z
HeadlinePendidikan

Revitalisasi SDN 1 Ciporang Kedepankan Transparansi, Mutu dan Kualitas

Advertisement

KUNINGAN - JOURNALGAMAS.COM,-
Pelaksanaan Program Revitalisasi Tahun Anggaran 2026 di SDN 1 Ciporang, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan, patut mendapat apresiasi. Dalam pelaksanaannya, pihak sekolah dinilai mengedepankan mutu dan kualitas pembangunan sekaligus berpedoman pada prosedur dan transparansi.

SDN 1 Ciporang yang dipimpin Kepala Sekolah Yati Sunda Yati, S.Pd., berupaya menjalankan program tersebut secara terbuka, mulai dari musyawarah pembentukan Panitia Pelaksana Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) hingga melibatkan masyarakat dan Pemerintah Desa. Keterbukaan informasi juga terlihat dari adanya petunjuk teknis (juknis) program yang dipasang di lokasi pembangunan.

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, pelaksanaan revitalisasi di SDN 1 Ciporang menjadi salah satu contoh sekolah penerima program yang mengedepankan keterbukaan publik. Proses pembangunan tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan fisik, tetapi juga memperhatikan prosedur serta mutu dan kualitas hasil pekerjaan.


Saat ditemui di ruang kerjanya, Kepala SDN 1 Ciporang, Yati Sunda Yati, S.Pd., menyampaikan terima kasih kepada pemerintah, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, atas perhatian dan dukungan dalam peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di sekolahnya.

“Pertama-tama menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah, terutama kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan atas perhatian dan dukungan guna peningkatan sarana prasarana pendidikan di SDN 1 Ciporang,” ujar Yati. Selasa (8/9/2026) 

Lebih lanjut, Yati menjelaskan, dalam pelaksanaan Program Revitalisasi, pihak sekolah bekerja sama dengan masyarakat dan Pemerintah Desa melalui musyawarah. Baik secara teknis maupun administrasi, pelaksanaan program mengacu pada prosedur dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Dalam pelaksanaan program revitalisasi, pihak sekolah bekerja sama dengan masyarakat dan Pemerintahan Desa melalui musyawarah. Selain itu, dalam pelaksanaan, baik secara teknis maupun administrasi, mengacu sesuai prosedural dan UU yang berlaku agar mutu dan kualitas terjamin,” imbuhnya.

Sementara itu, warga sekaligus Ketua P2SP, Dodo, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan program revitalisasi di SDN 1 Ciporang. Ia mengaku puas dengan kinerja kepala sekolah yang dinilai terbuka dan transparan dalam pengelolaan program tersebut.

“Alhamdulillah, kami merasa puas akan kinerja kepala sekolah dalam pengelolaan pelaksanaan program revitalisasi yang terbuka dan transparan. Pihak sekolah berkolaborasi dengan masyarakat dan Pemdes melalui musyawarah pembentukan Panitia Pelaksana Kegiatan P2SP sesuai prosedur sebagai acuan dalam program,” terang Dodo saat dikonfirmasi di lokasi.

Pelaksanaan Program Revitalisasi di SDN 1 Ciporang diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah penerima program lainnya, khususnya dalam menerapkan transparansi, melibatkan masyarakat, mengikuti prosedur yang berlaku, serta tetap mengedepankan mutu dan kualitas pembangunan.

/Dodo