Journal Gamas

Label

lisensi

Red
April 08, 2026, 09.15 WIB
Last Updated 2026-04-08T02:15:57Z
HeadlinePendidikan

Seribu Peserta Ramaikan Final Gebyar Kreativitas Keluarga PAUD di Kuningan

Advertisement

KUNINGAN - JOURNALGAMAS.COM,-
Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, menegaskan bahwa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan instrumen krusial dalam pembentukan karakter generasi emas di masa depan. Hal tersebut disampaikannya saat membuka secara resmi Final Gebyar Kreativitas Keluarga PAUD yang diinisiasi oleh PD HIMPAUDI Kabupaten Kuningan di SMKN 1 Kuningan, Selasa (7/4/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Dian menekankan bahwa kualitas pembangunan sumber daya manusia sangat bergantung pada intervensi pendidikan sejak usia dini. Ia menyebutkan bahwa PAUD tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan, tetapi juga memiliki mandat yang lebih luas, yakni menanamkan nilai-nilai etika serta menyeimbangkan kecerdasan intelektual, emosional, sosial, dan spiritual.

“Pendidikan PAUD adalah pondasi. Apabila karakter anak telah terbentuk kuat sejak dini, maka proses transisi ke jenjang pendidikan berikutnya akan menjadi lebih kokoh. Sebaliknya, pondasi yang lemah akan menjadi beban bagi masa depan generasi kita,” tegasnya di hadapan ratusan pendidik dan orang tua siswa.


Lebih lanjut, ia mengimbau agar metode pembelajaran di PAUD tetap mengedepankan suasana yang menyenangkan tanpa memberikan tekanan psikologis yang berlebihan kepada anak. Ia juga menyoroti fenomena ketergantungan terhadap gawai, serta mendorong anak-anak untuk lebih aktif berinteraksi secara sosial dan mengenal lingkungan fisik di sekitarnya.

Salah satu poin yang mendapat perhatian khusus dari Bupati adalah integrasi kurikulum muatan lokal berbasis kearifan lokal Gunung Ciremai. Menurutnya, langkah tersebut merupakan strategi penting dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air sekaligus memperkuat identitas kedaerahan sejak usia dini.

“Kita ingin anak-anak Kuningan bangga dengan identitasnya. Mereka perlu memahami sejarah serta potensi daerahnya sebelum mengenal dunia luar. Hal ini menjadi bagian penting dalam membangun kebanggaan terhadap daerah,” imbuhnya.

Di lokasi yang sama, Bunda PAUD Kabupaten Kuningan, Hj. Ela Helayati, S.Sos, menyampaikan bahwa Gebyar Kreativitas Keluarga PAUD merupakan ruang kolaborasi strategis antara keluarga, satuan pendidikan, dan pemerintah dalam memberikan layanan terbaik bagi anak usia dini.

Puncak kegiatan ditandai dengan peluncuran buku dedikasi berjudul *“Jejak Hari Perjalanan Hidup Bunda Ela Helayati Untuk Dunia Pendidikan”* yang ditulis oleh Surya, S.Pd., M.M dan Bambang Priatna, S.Kom.

Sementara itu, Ketua PD HIMPAUDI Kabupaten Kuningan, Dra. Rozila, melaporkan bahwa antusiasme peserta pada kegiatan tahun ini sangat tinggi. Sebanyak 1.000 peserta yang telah melalui seleksi tingkat kecamatan mengikuti berbagai kategori lomba, mulai dari festival melukis topi, lomba mendongeng bagi guru, hingga inovasi Alat Peraga Edukasi (APE).

Sebagai bagian dari rangkaian acara, Dra. Rozila juga secara simbolis menyerahkan buku berjudul *“Membangun Profesionalisme Pendidik PAUD”*, yang merupakan karya kolaboratif Nunung Nuryati, Joko Pamungkas, dan dirinya sendiri. Buku tersebut diharapkan dapat menjadi referensi dalam meningkatkan kompetensi para pendidik PAUD di Kabupaten Kuningan.

Menutup kegiatan, Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Dikmas, Dicky Mahardika, S.E., M.Si, mewakili Kepala Dinas Pendidikan, menyampaikan apresiasi atas soliditas HIMPAUDI yang menaungi puluhan ribu anggota di Kabupaten Kuningan. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu melahirkan generasi yang mandiri serta memiliki daya saing global.

/Moris