Journal Gamas

Label

lisensi

Red
April 30, 2026, 08.07 WIB
Last Updated 2026-04-30T01:07:25Z
HeadlinePeristiwa

Pemancing Tenggelam di Sungai Cisanggarung, Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian

Advertisement

KUNINGAN - JOURNALGAMAS.COM,-
Seorang warga dilaporkan tenggelam di Sungai Cisanggarung, tepatnya di Blok Katapang, Dusun Nagreg RT 006 RW 004, Desa Galaherang, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan, Rabu (29/4/2026) malam.

Berdasarkan laporan update kaji cepat dari BPBD Kabupaten Kuningan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Informasi awal diterima pada pukul 20.23 WIB, dan laporan pembaruan disampaikan pada pukul 23.30 WIB.

Korban diketahui bernama Melis Gozali (28), yang saat kejadian tengah mencari ikan atau memancing bersama empat rekannya di Sungai Cisanggarung. Saat hendak menyeberangi sungai, korban diduga terbawa arus dan kemungkinan tersangkut akar di dalam sungai dengan kedalaman sekitar 4 meter.

Hingga laporan terakhir, korban masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.

Upaya penanganan darurat telah dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari aparat desa, kecamatan, TNI, Polri, Damkar, BPBD Kabupaten Kuningan, hingga masyarakat setempat. Tim juga telah melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

BPBD Kabupaten Kuningan turut mengirimkan Tim Assessment dari Pusdalops PB untuk melakukan kaji cepat dan koordinasi penanganan di lapangan.

Adapun kondisi mutakhir di lokasi, cuaca dilaporkan berawan dan korban belum ditemukan. Demi keselamatan, tim menyarankan untuk tidak melakukan penyelaman pada malam hari. Tim gabungan saat ini melakukan penjagaan di beberapa meter ke arah hilir dari titik kejadian guna mengantisipasi korban terbawa arus.

Operasi pencarian rencananya akan dilanjutkan pada Kamis (30/4/2026) mulai pukul 08.00 WIB, dengan langkah lanjutan yang akan terus dikoordinasikan bersama pemerintah desa dan pihak terkait lainnya.

Dalam penanganan kejadian ini, kebutuhan mendesak yang diperlukan antara lain tambahan tim pencarian (ESAR) serta peralatan pencarian air.

Laporan ini disusun oleh Tim Assessment Pusdalops PB BPBD Kabupaten Kuningan yang terdiri dari Iman Nuryadi, Albert Alexander Lumantau, Diding Haer Apandi, Beben Beni Kusumah, dan Aang Surdana.

/Moris