Advertisement
KUNINGAN - JOURNALGAMAS.COM,- Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Tim V Safari Ramadhan melaksanakan kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) tingkat Kabupaten Kuningan 1447 H/2026 Mdi Masjid Syiarul Islam, Desa Silebu, Kecamatan Pancalang, Kamis (5/3/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 19.30 hingga 21.00 WIB tersebut menjadi ajang silaturahmi antara jajaran pemerintah daerah, unsur TNI - Polri, serta masyarakat dalam momentum bulan suci Ramadan.
Sejumlah pejabat hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Dandim 0615/Kuningan Letkol Arh Hafda Prima Agung S.IP., M.Si., M.Sc, Danramil 1514/Pancalang Kapten CBA Sunardi S.Sos, Kapolsek Pancalang Ipda Lukman Hakim, Kepala BPBD Kabupaten Kuningan Indra Bayu Nugraha S.STP., M.Si, serta perwakilan dari berbagai perangkat daerah.
Turut hadir pula Sekretaris Badan Kesbangpol Kabupaten Kuningan Khadafi Mufti S.Pd., M.Si, Kepala Dinas Kesehatan dr. H. Edi Martono, MARS, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Dr. H. Deni Hamdani, M.Si, perwakilan RSUD Linggarjati Jarwo S.Kep, Kabag Pembangunan Setda Jumhari M.SE, Direktur PDAU Adang Kurniawan, SE, Ketua FKUB Dr. H. Feni Rahman, Camat Pancalang Indra Nugraha Ishak S.STP., M.Si, Kepala Desa Silebu Asep Yusuf Hamdani S.Sos, serta warga Desa Silebu.
Dalam sambutannya, Dandim 0615/Kuningan Letkol Arh Hafda Prima Agung menyampaikan bahwa kegiatan Tarawih Keliling bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat kebersamaan antara ulama, umaro, dan masyarakat.
“Malam ini kita tidak sekadar melaksanakan salat tarawih. Kita sedang meneguhkan kembali ikatan antara ulama, umaro, dan umat. Sebuah simpul kebersamaan yang sejak dahulu menjadi kekuatan utama dalam membangun masyarakat yang beradab,” ujarnya.
Menurutnya, Tarawih Keliling merupakan perjalanan batin untuk memaknai nilai-nilai Ramadan dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah.
Ia menegaskan bahwa Ramadan mengajarkan manusia untuk mengendalikan diri, sebagaimana puasa melatih umat menahan hawa nafsu. Nilai tersebut, kata dia, juga relevan dalam proses pembangunan daerah yang membutuhkan kesabaran, kebersamaan, serta konsistensi dalam berikhtiar.
“Perubahan besar selalu dimulai dari pengendalian diri. Begitu pula pembangunan daerah, membutuhkan kesabaran, kebersamaan, dan istiqomah dalam setiap langkah,” ungkapnya.
Dandim juga menekankan bahwa kemajuan Kabupaten Kuningan tidak hanya lahir dari kebijakan di tingkat kabupaten, melainkan tumbuh dari dinamika kehidupan masyarakat di desa dan kecamatan.
Oleh karena itu, ia mengingatkan agar pemanfaatan anggaran desa selaras dengan visi pembangunan daerah, di antaranya melalui penguatan ekonomi masyarakat desa, penanganan kemiskinan berbasis komunitas, pengelolaan lingkungan dan sampah secara berkelanjutan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kehidupan keagamaan masyarakat.
“Pembangunan harus menjaga keseimbangan antara kemajuan dan kelestarian alam,” tambahnya.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, sekitar pukul 20.30 WIB, Dandim 0615/Kuningan yang didampingi Camat Pancalang meninjau kegiatan donor darah yang digelar di Aula Balai Desa Silebu.
Safari Ramadhan atau Tarawih Keliling ini merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten Kuningan setiap bulan suci Ramadan sebagai sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat di tingkat desa.
Selain melaksanakan salat Isya dan Tarawih berjamaah, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai media penyampaian program pembangunan daerah serta pesan-pesan keagamaan kepada masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, acara berjalan tertib, lancar, dan aman dengan partisipasi aktif dari masyarakat setempat.
/Red



