Advertisement
KUNINGAN - JOURNALGAMAS.COM,- Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di wilayah hukum Polres Kuningan selama periode Ramadhan 2026 berjalan lancar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Program ini menjadi bukti nyata sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan Bulog dalam menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Kegiatan yang dilaksanakan bersama Kapolres Kuningan AKBP Ali Akbar, S.I.K., M.Si. pada Jumat (13/03/2026) tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mengendalikan inflasi daerah serta memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman selama bulan suci Ramadhan.
Dalam pelaksanaannya, Gerakan Pangan Murah hasil kolaborasi Polres Kuningan dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan telah digelar di 16 titik wilayah yang tersebar di Kabupaten Kuningan. Program ini berhasil menjangkau sekitar 4.800 penerima manfaat dari berbagai kalangan masyarakat.
Adapun total distribusi bahan pokok yang disalurkan kepada masyarakat meliputi beras Gapoktan sebanyak 50 ton, minyak goreng 9.600 liter, telur 4 ton, daging ayam 1.600 kilogram, cabai rawit dan cabai merah keriting 640 kilogram, serta aneka sayuran sebanyak 320 kilogram.
Selain itu, pada Jumat (13 Maret 2026) pukul 09.00 WIB juga dilaksanakan Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional yang diikuti oleh jajaran Polres Kuningan bersama Bulog. Kegiatan ini diawali dengan Zoom Meeting yang dipimpin langsung oleh Wakapolri, kemudian dilanjutkan dengan operasi pasar di titik-titik yang telah ditentukan.
Dalam operasi pasar tersebut, Bulog melalui gudang Bandorasa menyediakan sejumlah komoditas penting bagi masyarakat dengan harga yang lebih terjangkau. Di antaranya beras SPHP sebanyak 8 ton dengan harga Rp55.000 per paket, Minyak Kita 600 liter dengan harga Rp15.000 per liter, serta gula premium 40 kilogram dengan harga Rp17.500 per kilogram.
Program ini dinilai sangat strategis dalam menjaga keseimbangan harga pasar sekaligus membantu masyarakat menghadapi lonjakan kebutuhan selama bulan Ramadhan. Kehadiran Gerakan Pangan Murah juga menjadi salah satu langkah konkret pemerintah bersama aparat dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat Kabupaten Kuningan dapat merasakan manfaat langsung dari upaya pemerintah dan aparat dalam memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia dengan harga yang lebih terjangkau, sehingga suasana Ramadhan dapat dijalani dengan lebih tenang dan penuh keberkahan.
/Moris



