Advertisement
JAKARTA - JOURNALGAMAS.COM,- PYM Sultan Malik Samudera Pasai Teuku Haji Badruddin Syah ZFA menerima serah terima bantuan kemanusiaan bagi korban bencana di Aceh dengan total kurang lebih 500 kilogram, yang terdiri dari sembako, pakaian muslim pria dan wanita, mukena, alat tulis, sepatu boots, seragam sekolah, serta kebutuhan pendukung lainnya.
Bantuan tersebut berasal dari PT Adyawinsa Telecommunication & Electrical, yang diwakili oleh jajaran Board of Directors (BOD) Bapak Putra dan Bapak William, dan diserahkan secara simbolis di Jakarta kepada PYM Sultan Malik Samudera Pasai Teuku Haji Badruddin Syah ZFA, selaku Sultan Malik Samudera Pasai sekaligus Sekretaris Jenderal Dewan Adat Nasional Republik Indonesia (DAN RI).
Prosesi serah terima ini turut disaksikan langsung oleh Ketua Umum DAN RI, PYM Sultan Sepuh Cirebon KGSS Pangeran Heru Rusyamsi Arianatareja, S.Psi., M.H.
Selanjutnya, bantuan tersebut akan dikirimkan dan disalurkan ke sejumlah lembaga kemanusiaan dan sosial di Aceh, antara lain:
Yayasan Tahfidzul Al-Qur’an Samudera Pasai Mulia
Aceh Orphan Centre
Wareh Kesultanan Samudera Pasai
Trauma Healing Centre Aceh Utara
Penyaluran bantuan di lapangan dikoordinasikan oleh para tokoh dan penggerak sosial Aceh Utara, yakni T. Muhammad, S.Pd.I., T. Marzuki Alibasyah, T. Fauzan Anwar, serta T. Sulaiman Sani, selaku Ketua Yayasan Majelis Raya Sultan Pasee (YAMARA).
Sekretaris Jenderal DAN RI, PYM Sultan Malik Samudera Pasai Teuku Haji Badruddin Syah ZFA, dalam keterangannya mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus menumbuhkan kepedulian dan solidaritas kepada masyarakat Aceh yang terdampak bencana.
“Aceh adalah bagian tak terpisahkan dari sejarah dan jati diri bangsa Indonesia. Saat saudara-saudara kita di Aceh diuji oleh bencana, maka sudah menjadi kewajiban moral kita semua untuk hadir, peduli, dan bergerak bersama,” ujar PYM Sultan Malik Samudera Pasai.
Ia menegaskan bahwa bantuan ini merupakan amanah kemanusiaan yang harus dijaga bersama, sekaligus menjadi panggilan bagi masyarakat luas untuk terus berbagi dan membantu.
“Kami mengajak seluruh elemen bangsa—dunia usaha, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat—untuk tidak berhenti pada rasa empati semata, tetapi mewujudkannya dalam aksi nyata. Setiap kepedulian, sekecil apa pun, sangat berarti bagi pemulihan dan masa depan saudara-saudara kita di Aceh,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum DAN RI, PYM Sultan Sepuh Cirebon KGSS Pangeran Heru Rusyamsi Arianatareja, S.Psi., M.H., menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas aksi kemanusiaan tersebut.
“Kami memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada PT Adyawinsa Telecommunication & Electrical atas kepedulian dan aksi nyata yang sangat luhur ini. Bantuan ini bukan sekadar materi, tetapi simbol solidaritas, empati, dan tanggung jawab kemanusiaan bangsa,” ujar Sultan Sepuh.
Ia menegaskan bahwa Lembaga Dewan Adat Nasional Republik Indonesia (DAN RI) akan terus berperan sebagai jembatan kolaborasi antara dunia usaha, lembaga adat, dan masyarakat dalam menghadirkan solusi nyata bagi kemanusiaan.
“Semangat gotong royong dan nilai luhur bangsa inilah yang harus terus kita jaga. Kami berkomitmen memastikan bantuan ini tersalurkan tepat sasaran dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat terdampak,” pungkasnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi kemanusiaan lintas sektor dalam mendukung pemulihan sosial, pendidikan, dan psikologis masyarakat Aceh pascabencana.
/Red


