Advertisement
KUNINGAN - JOURNALGAMAS.COM,-Memasuki Tahun 2026, Kabupaten Kuningan masih berpotensi menghadapi berbagai bencana hidrometeorologi, seperti tanah longsor, banjir, dan pohon tumbang. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh faktor cuaca dengan intensitas hujan yang masih cukup tinggi serta karakteristik geografis wilayah.
Menanggapi hal tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Kepala BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana, menyampaikan bahwa kesiapsiagaan merupakan kunci utama dalam meminimalisasi risiko dan dampak bencana. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk peka terhadap tanda-tanda awal terjadinya bencana, seperti munculnya retakan tanah, perubahan aliran air yang tidak wajar, serta keberadaan pohon-pohon yang berpotensi tumbang.
“Selain itu, masyarakat juga perlu menjaga kebersihan lingkungan dengan rutin membersihkan saluran drainase dan tidak membuang sampah sembarangan, karena hal tersebut dapat memicu terjadinya banjir,” ujar Indra Bayu Permana, Jumat (2/1/2026).
Ia juga mengingatkan agar masyarakat menghindari aktivitas yang berisiko di wilayah rawan longsor dan bantaran sungai, khususnya saat hujan dengan intensitas tinggi. Menurutnya, langkah pencegahan sederhana namun konsisten dapat memberikan dampak besar dalam upaya perlindungan keselamatan masyarakat.
Lebih lanjut, BPBD Kabupaten Kuningan meminta masyarakat untuk selalu memantau informasi resmi terkait cuaca dan kebencanaan yang dikeluarkan oleh BMKG, BPBD, serta instansi terkait lainnya, guna menghindari informasi yang keliru dan menyesatkan.
“Apabila terjadi kondisi darurat atau ditemukan potensi bencana di lingkungan sekitar, masyarakat diharapkan segera melaporkan kepada petugas agar dapat ditangani dengan cepat dan tepat,” tegasnya.
Indra Bayu Permana menekankan bahwa kesiapsiagaan bencana bukan sekadar imbauan, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat demi keselamatan diri, keluarga, dan lingkungan.
Sebagai bentuk pelayanan dan respon cepat terhadap kebencanaan, BPBD Kabupaten Kuningan membuka layanan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) yang dapat dihubungi melalui nomor 0811-2442-444.
/Moris


