Journal Gamas

Label


lisensi

Red
Januari 08, 2026, 20.12 WIB
Last Updated 2026-01-08T13:12:50Z
HeadlinePendidikan

31 Tahun Mengabdi, Yayasan Taruna Mandiri Konsisten Layani Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus di Kuningan

Advertisement

KUNINGAN - JOURNALGAMAS.COM,-
Komitmen Yayasan Taruna Mandiri dalam melayani pendidikan anak berkebutuhan khusus selama lebih dari tiga dekade mendapat apresiasi tinggi dari Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. Selama 31 tahun, yayasan tersebut dinilai konsisten mendedikasikan diri untuk membangun masa depan anak-anak penyandang disabilitas di Kabupaten Kuningan.

Apresiasi tersebut disampaikan Bupati Dian saat menghadiri peringatan Dies Natalis ke-31 Yayasan Taruna Mandiri sekaligus Dies Natalis ke-18 SLBN Taruna Mandiri yang berlangsung di Bale Waluya SLBN Taruna Mandiri, Desa Sampora, Kecamatan Cilimus, Kamis (8/1/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Dian menyampaikan bahwa pendiri Yayasan Taruna Mandiri telah membuktikan bahwa membangun lembaga pendidikan tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur, melainkan juga tentang menumbuhkan harapan, kepercayaan diri, dan masa depan bagi anak-anak penyandang disabilitas.
“Keteguhan, keikhlasan, dan niat tulus telah melahirkan keberhasilan. Disabilitas bukanlah penghalang untuk berprestasi,” ujar Dian.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kuningan berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.

Menurutnya, investasi paling bernilai bagi daerah dan bangsa adalah pembangunan sumber daya manusia tanpa diskriminasi.
“Saya mengucapkan selamat atas Dies Natalis ke-31 Yayasan Taruna Mandiri dan ke-18 SLB Taruna Mandiri. Semoga terus menjadi rumah belajar yang menumbuhkan kemandirian, melahirkan generasi berdaya saing, serta menginspirasi kita semua untuk memandang dunia dengan hati,” tambahnya.

Apresiasi serupa disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dr. Deden Saepul Hidayat, M.Pd. Ia menilai Yayasan Taruna Mandiri telah memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan khusus, tidak hanya di Kuningan, tetapi juga di tingkat provinsi.

Ia mengungkapkan bahwa SLB Taruna Mandiri berhasil meraih peringkat kedua dalam ajang Gapura Panca Waluya dan memperoleh bantuan sarana dan prasarana senilai Rp1,5 miliar dari Gubernur Jawa Barat. Selain itu, ia menekankan pentingnya perluasan akses dan layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.

Sementara itu, Ketua Yayasan Taruna Mandiri, Dr. Carlan, S.Pd, M.M.Pd, memaparkan perjalanan panjang yayasan yang dirintis sejak 8 Januari 1995. Berawal dari motivasi pribadi usai menerima penghargaan Pemuda Pelopor Tingkat Nasional pada 1994, ia memilih mendirikan lembaga pendidikan sebagai bentuk pengabdian nyata bagi penyandang disabilitas.

Sejak 1997, bersama istrinya Kokoy Kurniawati, ia mengembangkan SLB Taruna Mandiri yang kemudian tumbuh menjadi sejumlah SLB di berbagai daerah, antara lain SLB Pangeran Cakrabuana di Cirebon, SLB Bina Insani di Kalimanggis, SLB Perbatasan di Cibingbin, SLB Rohman di Cigugur, SLB Laskar Taruna Mandiri di Darma, serta SLB Depayasa di Cidahu. Selain itu, yayasan juga mengelola PKBM Taruna Mandiri, pusat terapi Jatikresna, dan TK Sipunuda.
“Empat SLB telah kami hibahkan kepada pemerintah sebagai bentuk komitmen kebermanfaatan. Yang kami kejar bukan kemewahan, melainkan manfaat. Keterbatasan bagi kami adalah kemampuan tanpa batas,” ungkapnya.

Ia menambahkan, saat ini SLB Taruna Mandiri diarahkan sebagai pusat vokasi dengan fokus pada penguatan keterampilan kerja. Sejumlah lulusan telah terserap di dunia usaha dan industri, mulai dari sektor perhotelan, ritel modern, industri padat karya, hingga berwirausaha secara mandiri.

Acara tersebut turut dihadiri Sekretaris Direktorat Jenderal Vokasi Kemendikdasmen RI Dr. Muhammad Hasbi beserta jajaran, perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Wakil Bupati Kuningan, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, Ketua TP-PKK, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kuningan, Ketua Yayasan Taruna Mandiri Dr. Elon Carlan, Kepala SLBN Taruna Mandiri Kokoy Kurnaeti, S.Pd, M.Pd, serta keluarga besar SLB se-Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Cirebon.

/Dedi.J