Advertisement
JAKARTA - JOURNALGAMAS.COM,- Humas Setya Kita Pancasila (SKP), Sandy Tumiwa, S.H., menyampaikan dukungan penuh atas keputusan Ketua Umum SKP, Andreas Summual, yang mendorong Sultan Sepuh Cirebon KGSS Pangeran Heru Rusyamsi Arianatareja, S.Psi., M.H. untuk masuk dalam jajaran pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sebagai Utusan Khusus Presiden dari Kerajaan/Kesultanan, khususnya di bidang Harmonisasi Sinergitas Negara Awal dengan Negara Baru Indonesia.
Dalam pernyataannya, Sandy Tumiwa, S.H., menegaskan bahwa langkah ini sejalan dengan visi besar Presiden Prabowo dalam mengangkat kembali peran strategis kerajaan dan kesultanan Nusantara sebagai bagian penting dari sejarah, budaya, dan identitas bangsa. Ujarnya Rabu (3/12/2025)
“Sebagai Humas SKP, saya mendukung penuh keputusan Ketua Umum Andreas Summual. Sultan Sepuh Cirebon adalah figur tepat untuk menjadi bagian dari tim Presiden Prabowo, khususnya sebagai penghubung resmi antara negara dan kerajaan-kesultanan Nusantara,” tegas Sandy Tumiwa, S.H.
Penguatan Peran Kerajaan & Kesultanan dalam Pemerintahan Presiden Prabowo. Sandy menilai kebijakan Presiden Prabowo yang mulai merangkul para raja dan sultan Nusantara sebagai langkah monumental.
“Ini terobosan besar dalam perjalanan NKRI. Presiden Prabowo menunjukkan bahwa Indonesia modern tetap memberi tempat terhormat bagi akar peradabannya. Kami meyakini bahwa Sultan Sepuh mampu menjalankan amanah ini dengan baik,” jelas Sandy.
Sandy Tumiwa, S.H., juga menyoroti bahwa posisi strategis Sultan Sepuh dapat menjadi jalan keluar bagi konflik-konflik agraria dan tanah ulayat yang selama ini sering tak terselesaikan.
“Dengan hadirnya figur yang memiliki legitimasi kuat seperti Sultan Sepuh, komunikasi dan penyelesaian konflik agraria akan lebih terarah, adil, dan berpihak pada kebenaran sejarah,” tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa di tengah banyaknya klaim palsu dari individu yang mengaku-ngaku sebagai raja atau sultan, keberadaan Sultan Sepuh Cirebon menjadi penting untuk menata ulang struktur kerajaan Nusantara.
“Sultan Sepuh memiliki garis keturunan yang jelas, integritas tinggi, serta kapasitas akademik yang mumpuni. Beliau adalah sosok yang tepat untuk menegakkan kembali legitimasi raja dan sultan Nusantara,” ujar Sandy.
Menutup pernyataannya, Sandy Tumiwa, S.H., menegaskan bahwa SKP siap mengawal setiap langkah harmonisasi antara NKRI dan kerajaan Nusantara sebagai upaya memperkuat persatuan bangsa.
“Kami akan berada di garis terdepan mendukung keputusan Ketua Umum dan kebijakan Presiden Prabowo. Kolaborasi negara dan kerajaan adalah fondasi yang akan membuat NKRI semakin kuat, berwibawa, dan dihormati dunia.”
Dengan dukungan resmi dari Sandy Tumiwa, S.H., Setya Kita Pancasila menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan harmonisasi negara dan kerajaan demi kedamaian dan kejayaan Indonesia.
/Moris



