Journal Gamas

Label


lisensi

Red
Desember 11, 2025, 10.54 WIB
Last Updated 2025-12-11T04:31:34Z
HeadlineHumaniora

Pembina SKP Sultan Sepuh Cirebon: Sudah Waktunya Presiden Prabowo - Gibran Mendengar Aspirasi Setya Kita Pancasila

Advertisement


JAKARTA - JOURNALGAMAS.COM,-
11 Des 2025 Pembina Setya Kita Pancasila (SKP), Kanjeng Gusti Sultan Sepuh Pangeran Heru Rusyamsi Arianatareja, S.Psi., M.H., menegaskan bahwa kini sudah saatnya Presiden Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka mulai membuka ruang dialog strategis dengan SKP sebagai mitra politik yang memiliki kontribusi nyata dalam kemenangan Pilpres 2024.

Dalam pernyataan resmi yang menggema di berbagai kalangan politik nasional, Sultan Sepuh Cirebon menegaskan bahwa:

“SKP bukan hanya relawan pemenangan, tetapi bagian dari tim perjuangan Presiden. Kami membawa Prabowo - Gibran menang, dan kami pula yang siap mengawal seluruh agenda pembangunan hingga akhir masa jabatan bahkan sampai periode kedua.”

Pernyataan ini sontak menjadi sorotan para tokoh politik nasional. SKP selama ini dikenal sebagai salah satu kekuatan relawan yang paling solid, terstruktur, dan berkomitmen tinggi dalam menjaga stabilitas politik dan ideologi kebangsaan.

Ketua Umum SKP, Andreas Sumual, menyampaikan bahwa SKP selama kampanye bukan hanya melakukan mobilisasi dukungan rakyat, tetapi juga menyusun berbagai naskah aspirasi rakyat yang dinilai sangat relevan untuk pemerintahan Prabowo–Gibran.

Andreas menegaskan:

“Kami tidak pernah berhenti bekerja setelah pilpres selesai. Setya Kita Pancasila terus mengawal, mengawasi, dan memastikan seluruh program Presiden berjalan untuk kemakmuran rakyat.”

SKP menegaskan bahwa aspirasi mereka bukan aspirasi pribadi, tetapi buah konsolidasi nasional ratusan ribu anggota Setya Kita Pancasila di seluruh Indonesia mulai dari akar rumput hingga tokoh adat, tokoh pemuda, akademisi, dan para raja/sultan Nusantara.

Salah satu pembina utama SKP adalah Sultan Sepuh Cirebon Dipertuan Agung Raja Sultan Nusantara, yang juga menjabat Ketua Umum Dewan Adat Nasional Republik Indonesia (DANRI) lembaga adat yang menaungi raja dan sultan se-Nusantara.

Kehadiran figur strategis ini menjadikan SKP bukan hanya gerakan relawan, tetapi:

- kekuatan budaya nasional,

- penjaga kedaulatan NKRI,

- mitra ideologis Presiden,

- penopang stabilitas keamanan dan persatuan bangsa.

Sultan Sepuh menekankan bahwa kolaborasi Presiden Prabowo dengan para Raja–Sultan Nusantara akan memperkuat legitimasi budaya, keamanan, dan keutuhan bangsa.

“NKRI di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo akan semakin kuat apabila didampingi para Sultan Raja Nusantara. Kami di SKP siap berdiri paling depan menjaga bangsa dan mengawal pemerintahan hingga mencapai kejayaan.”

Sultan Sepuh menegaskan bahwa SKP memiliki sejumlah aspirasi besar yang mewakili harapan rakyat dan komponen adat Nusantara. Karena kontribusinya dalam pemenangan pilpres dan pengawalan agenda nasional, SKP menilai sudah saatnya Presiden:

- menempatkan SKP sebagai mitra resmi dalam pemerintahan,

- melibatkan SKP dalam ruang konsultasi kebijakan,

- mendengar rekomendasi SKP terkait stabilitas politik, ekonomi, dan sosial,

- mengoptimalkan peran adat Nusantara dalam menjaga kedaulatan bangsa.

Sikap ini bukan tuntutan, melainkan bentuk tanggung jawab politik dan moral dari SKP yang berkomitmen penuh terhadap keberhasilan Presiden Prabowo.

SKP menegaskan bahwa dukungan mereka tidak berhenti di bilik suara. Setya Kita Pancasila telah memulai konsolidasi nasional untuk memastikan pemerintahan Prabowo - Gibran:

. berjalan efektif,

. menyentuh kepentingan rakyat,

.terhindar dari sabotase politik,dan

. berlanjut hingga periode kedua 2029–2034.


Dengan bekal kekuatan relawan, jaringan adat, serta dukungan moral para Raja–Sultan Nusantara, SKP menjadi salah satu gerakan masyarakat paling strategis dalam era pemerintahan baru ini.

Rilis ini sekaligus menjadi pesan penting kepada seluruh elemen bangsa bahwa SKP berdiri sebagai garda depan penjaga NKRI dan mitra loyal Presiden Prabowo.

“Kami Setya Kita Pancasila, siap lahir batin bersama Presiden Prabowo. Dari kemenangan pertama hingga periode kedua nanti kami tidak akan mundur selangkah pun.”

/Moris