Journal Gamas

Label


lisensi

Red
Desember 27, 2025, 20.50 WIB
Last Updated 2025-12-27T13:50:07Z
HeadlineOlahraga

KONI Kuningan Gelar Rakerkab 2025 untuk Memperkuat Pembinaan Atlet Jelang Porprov 2026

Advertisement

KUNINGAN - JOURNALGAMAS.COM,-
Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kuningan Tahun 2025 menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kinerja organisasi sekaligus mematangkan strategi pembinaan atlet menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.

Rakerkab yang digelar di D’Jons Pool Family Billiard & Cafe, Sabtu (27/12/2025), diikuti jajaran pengurus KONI Kabupaten Kuningan, perwakilan 36 cabang olahraga, serta organisasi badan fungsional seperti PERWOSI, BAPOR KORPRI, dan BAPOSI. Forum ini difokuskan pada penyusunan program kerja yang terarah, realistis, dan berorientasi prestasi.

Ketua Umum KONI Kabupaten Kuningan, H. Trias Andriana, mengatakan Rakerkab 2025 menjadi forum strategis untuk menegaskan kembali arah pembinaan olahraga daerah. Mengusung tema “Tingkatkan Pembinaan untuk Meraih Prestasi Olahraga Kabupaten Kuningan”, Rakerkab diharapkan mampu melahirkan kebijakan yang berdampak langsung bagi peningkatan kualitas atlet.

“Waktu menuju Porprov XV 2026 semakin dekat. Diperlukan sinergi, disiplin, serta evaluasi yang objektif agar Kuningan mampu bersaing secara terhormat,” ujar Trias.


Ia menekankan, setiap program kerja yang disusun harus menyentuh kebutuhan riil pembinaan di lapangan, bukan sekadar bersifat administratif. Trias juga mengapresiasi dedikasi para pengurus cabang olahraga, pelatih, dan atlet yang tetap berjuang menjaga prestasi di tengah keterbatasan.

Rakerkab secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Kuningan, Hj. Tuti Andriani. Dalam sambutannya, Tuti menegaskan bahwa olahraga tidak hanya berorientasi pada perolehan medali, tetapi juga memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter masyarakat.

“Olahraga mengajarkan nilai kerja keras, disiplin, sportivitas, dan pantang menyerah. Nilai-nilai ini sangat penting dalam membangun sumber daya manusia Kuningan,” kata Tuti.

Ia mendorong pembinaan olahraga dilakukan secara berjenjang dan berbasis data, serta didukung kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, dunia pendidikan, hingga pihak swasta. Pemerintah Kabupaten Kuningan, lanjutnya, berkomitmen mendukung kemajuan olahraga sesuai kewenangan dan kemampuan daerah.

“Prestasi olahraga tidak bisa dibangun sendiri. Dibutuhkan gotong royong dan komitmen seluruh pemangku kepentingan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Harian KONI Jawa Barat, Brigjen TNI (Purn) Dr. Arief Prayitno, S.I.P., SH., M.Hum, menilai Rakerkab merupakan kewajiban organisasi sesuai AD/ART yang harus dimanfaatkan secara maksimal sebagai ruang evaluasi dan perencanaan.

“Rakerkab bukan sekadar agenda rutin, tetapi forum untuk membaca capaian sekaligus tantangan pembinaan olahraga di daerah,” ujarnya.

Terkait persiapan Porprov 2026, KONI Jabar mengingatkan pentingnya penetapan target prestasi yang realistis di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Meski demikian, keterbatasan anggaran diharapkan tidak mengurangi semangat dan profesionalisme pembinaan atlet.

Arief juga menekankan pentingnya perlindungan terhadap atlet unggulan daerah agar tidak berpindah menjelang Porprov. Ia menyebut Kabupaten Kuningan memiliki kekuatan di cabang Atletik dan Angkat Berat, serta potensi besar di cabang Renang, Panjat Tebing, dan Dayung.

“Pada Porprov sebelumnya, Kuningan mampu menempati peringkat ke-12 dan meraih 17 medali emas di babak kualifikasi. Dengan solidaritas dan profesionalisme yang terus dijaga, saya optimistis prestasi itu bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan pada Porprov 2026,” pungkasnya.

/Dedi J.