Advertisement
JAKARTA - JOURNALGAMAS.COM,- Ketua Umum Setya Kita Pancasila (SKP), Andreas Sumual, menyerukan gerakan nasional STOP HOAX sebagai langkah strategis menjaga persatuan bangsa dan ketahanan sosial di tengah derasnya arus informasi digital.
Menurut Andreas, hoaks bukan sekadar informasi palsu, tetapi ancaman nyata bagi persatuan, stabilitas, dan akal sehat publik jika dibiarkan tanpa perlawanan kolektif.
“Bangsa ini tidak akan runtuh oleh perbedaan, tetapi bisa hancur oleh kebohongan yang terus dipelihara. Hoaks adalah racun persatuan, sedangkan kebenaran adalah kekuatan bangsa,” ujar Andreas dalam pernyataannya, Jumat.
Ia menegaskan, Setya Kita Pancasila berdiri di garis depan perjuangan melawan hoaks dengan mengedepankan nilai-nilai Pancasila, rasionalitas, dan tanggung jawab moral dalam bermedia sosial.
Andreas juga mengajak masyarakat untuk tidak reaktif terhadap informasi yang belum terverifikasi serta berani melakukan cek fakta sebelum menyebarkan berita.
“Keberanian hari ini bukan soal viral atau framing, tetapi berani jujur, berani bertanggung jawab, dan berani membela kebenaran,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menilai literasi digital dan kedewasaan publik menjadi kunci agar Indonesia tetap kuat menghadapi tantangan global, termasuk polarisasi akibat disinformasi.
“Setya Kita Pancasila mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga ruang publik tetap sehat, cerdas, dan bermartabat. Indonesia akan kuat jika rakyatnya berpikir jernih,” pungkas Andreas.
/Moris


