Journal Gamas

Label


lisensi

Red
Desember 04, 2025, 13.32 WIB
Last Updated 2025-12-04T06:32:34Z
HeadlineIsu

Drainase Hilang Usai Pelebaran Jalan Cirendang - Gunung Keling

Advertisement

KUNINGAN - JOURNALGAMAS.COM,-
Proyek pengerasan dan pelebaran jalan di jalur penghubung Jalan Baru Cirendang menuju Gunung Keling memantik perhatian sekaligus kritik tajam dari publik. Pasalnya, pekerjaan tersebut dinilai tidak memperhatikan aspek drainase, sehingga memicu kekhawatiran serius akan potensi banjir di kawasan perumahan yang berada di bawah jalur tersebut.

Sebelum dilakukan pelebaran, jalan tersebut memiliki saluran air yang berfungsi mengalirkan air hujan. Namun setelah pelebaran dilakukan, saluran itu tak lagi terlihat. Sejumlah warga menduga saluran air tersebut tertutup atau bahkan tidak dibuat kembali oleh pihak pelaksana proyek.

“Dulu ada saluran air yang ngalir lancar. Sekarang setelah dilebarkan malah tidak ada. Ini jelas berbahaya, apalagi kalau hujan deras, air bisa langsung turun ke perumahan di bawah,” ungkap seorang warga yang melintas kepada Redaksi JOURNALGAMAS.com, Kamis (4/12/2025).


Warga menilai proyek ini seolah mengabaikan standar teknis pembangunan, terutama terkait pentingnya drainase sebagai bagian integral dari infrastruktur jalan. Tanpa saluran yang memadai, ruas jalan tersebut berpotensi menjadi pemicu luapan air dan banjir yang dapat merugikan masyarakat sekitar.

Kritik ini juga mengarah pada lemahnya pengawasan dari pihak terkait. Publik mendesak agar dinas teknis maupun pemerintah daerah segera turun ke lapangan untuk mengecek ulang kondisi aktual, memastikan keberadaan drainase, serta menegur pelaksana proyek jika ditemukan kelalaian.

“Jangan sampai proyek yang seharusnya bermanfaat malah jadi sumber masalah baru,” ujar warga lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana maupun instansi terkait. Masyarakat berharap pemerintah segera memberikan penjelasan dan mengambil langkah konkret agar potensi bencana dapat dicegah sejak dini.

/Red