Journal Gamas

Label


lisensi

Red
Desember 17, 2025, 17.18 WIB
Last Updated 2025-12-17T10:18:00Z
HeadlineSosial

Dandim 0615/Kuningan Bekali Mahasiswa Materi Bela Negara dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR RI

Advertisement

KUNINGAN - JOURNALGAMAS.COM,-
Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI kepada organisasi intra dan ekstra kemahasiswaan Kabupaten Kuningan berlangsung khidmat pada Rabu, 17 Desember 2025. Acara tersebut dilaksanakan di Jalan Siliwangi, Kelurahan Purwawinangun, Kecamatan Kuningan, Kabupaten Kuningan, mulai pukul 14.00 hingga 15.44 WIB, dengan diikuti sekitar 120 peserta dari berbagai unsur mahasiswa dan organisasi kepemudaan.

Kegiatan ini menghadirkan Anggota DPR RI sekaligus Anggota MPR RI Fraksi Partai Gerindra Daerah Pemilihan Jawa Barat X, H. Rahmat Adriyan, M.M., sebagai narasumber utama. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0615/Kuningan Letkol Arh Hafda Prima Agung, S.I.P., M.Sc., M.Si., Kapolres Kuningan yang diwakili Kapolsek Kuningan Bambang Poernomo, S.H., serta perwakilan dari berbagai organisasi mahasiswa dan kepemudaan.

Peserta yang hadir berasal dari BEM Universitas Kuningan (UNIKU), BEM Universitas Islam Al-Ihya (UNISA), BEM Universitas Muhammadiyah Kuningan (UMK), BEM Universitas Bhakti Husada Indonesia (UBHI), para BEM fakultas, serta organisasi ekstra mahasiswa seperti HMI, PMII, IMM, KAMMI, GMNI, Pemuda Katolik Kabupaten Kuningan, dan Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (Permahi).

Dalam sambutannya, H. Rahmat Adriyan menegaskan bahwa Empat Pilar MPR RI, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika, merupakan fondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia menilai mahasiswa dan organisasi kepemudaan memiliki peran strategis sebagai penjaga nalar kritis bangsa di tengah dinamika sosial dan politik yang terus berkembang.

“Kritik sangat diperlukan dalam demokrasi, namun harus dibangun di atas nilai kebangsaan, etika, serta semangat persatuan agar tidak merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rahmat Adriyan menyoroti peran mahasiswa dalam sejarah perjalanan demokrasi Indonesia yang selalu hadir dalam setiap fase penting. Namun, tantangan saat ini dinilai semakin kompleks dengan hadirnya era digital, polarisasi sosial, serta derasnya arus informasi. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen pemersatu, menyuarakan aspirasi rakyat secara cerdas, bertanggung jawab, dan beretika, serta menjaga ruang demokrasi tetap sehat dan konstruktif.

Sebagai Anggota DPR RI dan MPR RI, Rahmat Adriyan menegaskan komitmennya untuk menjadikan mahasiswa sebagai mitra strategis dalam membangun demokrasi dan kebijakan publik yang berpihak kepada kepentingan rakyat. Forum dialog seperti ini dinilai penting untuk memperkuat pemahaman kebangsaan agar perbedaan pandangan tidak menjauhkan dari tujuan bersama, yakni mewujudkan Indonesia yang adil, maju, dan berdaulat.

Sementara itu, Dandim 0615/Kuningan Letkol Arh Hafda Prima Agung menyampaikan materi bela negara yang bertujuan membangun karakter, mental, dan keterampilan generasi muda sebagai agen perubahan. Dalam pemaparannya, Dandim menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam menjaga keutuhan bangsa serta kesiapsiagaan menghadapi berbagai ancaman multidimensional, seperti radikalisme, penyalahgunaan narkoba, dan tantangan global lainnya.

Melalui penanaman nilai cinta tanah air, disiplin, kepemimpinan, serta pemahaman terhadap Pancasila dan UUD 1945, diharapkan mahasiswa mampu berpartisipasi aktif dalam pembangunan nasional dan menjaga persatuan serta kesatuan bangsa.

Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI ini bertujuan untuk menambah wawasan dan pengetahuan generasi muda, khususnya mahasiswa, sekaligus membentuk paradigma kebangsaan yang kuat dalam menghadapi tantangan global di masa depan. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif antara narasumber dan peserta.

/Moris