Advertisement
KUNINGAN - JOURNALGAMAS.COM,- Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., memaparkan capaian kinerja Polres Kuningan sepanjang tahun 2025 dalam kegiatan paparan akhir tahun. Berbagai bidang strategis disampaikan, mulai dari lalu lintas, kriminalitas, narkotika, hingga dukungan terhadap program nasional Asta Cita dan pembinaan internal kepolisian.
Di bidang lalu lintas, sepanjang tahun 2025 tercatat 164 kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Kuningan. Dari jumlah tersebut, korban meninggal dunia sebanyak 19 orang, mengalami penurunan drastis dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 85 jiwa. Namun demikian, korban luka berat mengalami peningkatan sebanyak 33 orang.
Sementara itu, jumlah pelanggaran lalu lintas mencapai 26.100 kasus, baik melalui penindakan langsung maupun sistem elektronik. Kapolres menegaskan bahwa faktor penyebab kecelakaan masih didominasi oleh human error, seperti pengendara yang tidak menguasai medan serta kelelahan saat berkendara.
Pada bidang kriminalitas, Polres Kuningan menangani 314 perkara tindak pidana sepanjang 2025, mengalami kenaikan sekitar 2 persen. Dari jumlah tersebut, sebanyak 214 perkara berhasil diselesaikan hingga akhir tahun, sedangkan sisanya akan dituntaskan pada tahun 2026.
Kasus Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) menjadi yang paling menonjol dengan total 61 perkara. Selain itu, tercatat kasus penganiayaan sebanyak 30 perkara, pencurian 43 perkara, serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor) sebanyak 25 perkara. Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi dalam upaya edukasi dan pencegahan tindak kriminal.
Di bidang pemberantasan narkotika, Polres Kuningan berhasil mengungkap 70 perkara narkoba sepanjang tahun 2025. Seluruh perkara dalam proses penyidikan, dengan sebagian besar telah tuntas. Nilai estimasi perputaran pasar gelap narkoba yang berhasil ditekan mencapai Rp608.170.000. Salah satu kasus yang menjadi atensi khusus adalah penyalahgunaan sabu-sabu dengan barang bukti dua paket sabu.
Kapolres menegaskan komitmen kuat Polres Kuningan dalam menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba, dengan target percepatan atau “gaspol” pemberantasan narkoba pada tahun 2026.
Sepanjang tahun 2025, Polres Kuningan juga melaksanakan 11 operasi kepolisian, baik operasi terpusat maupun kewilayahan, di antaranya Operasi Libas, Curanmor, Antik, Lilin, Ketupat, Payung Lodaya, serta operasi kriminal lainnya. Hampir seluruh operasi tersebut berhasil memenuhi target yang telah ditetapkan. Kapolres mengapresiasi dedikasi dan kerja keras seluruh personel Polres Kuningan.
Dalam mendukung program nasional Asta Cita, khususnya di bidang ketahanan pangan, Polres Kuningan membuka lahan produktif seluas 535 hektare untuk ditanami padi. Hasil panen dari lahan tersebut turut berkontribusi terhadap kesejahteraan petani. Selain itu, penyerapan beras SPHP dengan target Desember 2025 sebesar 1.989 ton telah terealisasi sebanyak 223 ton hingga akhir Desember, bekerja sama dengan instansi pemerintah daerah guna mencegah penimbunan dan memastikan penyaluran tepat sasaran.
Pada bidang sosial, Program MBG SPPG Polres Kuningan telah berjalan selama tiga bulan dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 2.430 orang. Program ini menjadi SPPG pertama yang dinyatakan memenuhi standar kelayakan, termasuk pengamanan pangan sebelum penyaluran.
Di internal kepolisian, Polres Kuningan menegaskan komitmen penegakan disiplin anggota. Sepanjang tahun 2025, sebanyak 10 personel dikenai tindakan disiplin, delapan personel menjalani sidang kode etik, serta dua personel dijatuhi sanksi berat hingga Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) sesuai ketentuan yang berlaku.
Berbagai prestasi dan penghargaan juga diraih Polres Kuningan, di antaranya predikat Pelayanan Prima, Pembangunan Zona Integritas, serta Public Service. Sejumlah personel turut menerima penghargaan baik dari internal maupun instansi terkait. Di bidang keuangan, Polres Kuningan menerima penghargaan dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negara dan berhasil meraih Juara Umum KPPN.
Menghadapi tahun 2026, Kapolres Kuningan menegaskan komitmen untuk menyelesaikan seluruh tunggakan perkara, meningkatkan pengungkapan kasus narkoba, mengusut tindak pidana korupsi terkait keuangan negara di Kabupaten Kuningan, serta membenahi layanan publik, termasuk optimalisasi layanan darurat 110.
Menutup paparannya, Kapolres menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila masih terdapat kekurangan dalam pelayanan, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memberikan dukungan dan kepercayaan kepada Polres Kuningan demi peningkatan pelayanan ke depan.
/Moris


