Journal Gamas

Label

lisensi

Red
Oktober 02, 2026, 12.12 WIB
Last Updated 2026-10-02T05:12:41Z
HeadlineOlahraga

Mandirancan FC Juara Cilimus Cup 2026, Taklukkan Cimara FC Lewat Adu Penalti

Advertisement

KUNINGAN - JOURNALGAMAS.COM,-
Turnamen Cilimus Cup 2026 antar desa se-Kabupaten Kuningan resmi berakhir. Mandirancan FC keluar sebagai juara setelah menaklukkan Garda Gapura Desa Cimara FC melalui drama adu penalti pada partai final yang berlangsung di Lapangan Ciloklok, Kecamatan Cilimus, Kamis (1/10/2026).

Partai final berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua kesebelasan tampil penuh semangat dan tetap menunjukkan sportivitas hingga waktu pertandingan berakhir dengan skor imbang 1-1. Pemenang pun harus ditentukan melalui adu penalti.

Dalam drama dari titik putih tersebut, Mandirancan FC tampil lebih baik dan memastikan diri sebagai kampiun Cilimus Cup 2026.

Pertandingan final turut disaksikan langsung Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., Ketua PSSI Kabupaten Kuningan Beni Prihayatno, S.Sos., M.Si., Kapolres Kuningan, Dandim 0615/Kuningan, Camat Cilimus, Kabid Olahraga Disporapar, serta jajaran terkait lainnya.

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar mengapresiasi terselenggaranya turnamen sepak bola antar desa tersebut. Menurutnya, Cilimus Cup tidak sekadar menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk menemukan dan mengembangkan talenta-talenta muda potensial di Kabupaten Kuningan.

“Saya sangat bahagia melihat turnamen Cilimus Cup berjalan sukses dengan pertandingan final dengan penuh sportivitas. Saya lihat beberapa talenta muda yang cukup bagus,” ujar Dian.


Ia berharap turnamen serupa dapat terus dikembangkan dan menjadi tradisi positif dalam pembinaan sepak bola di Kabupaten Kuningan.

“Mudah-mudahan dengan adanya turnamen seperti ini bisa dikembangkan, ditradisikan untuk mencari bibit-bibit potensial atlet sepak bola yang bisa mengharumkan Kuningan ke depan,” katanya.

Lebih jauh, Dian melihat kompetisi sepak bola di tingkat desa juga berpeluang menjadi salah satu sumber talenta untuk memperkuat Persatuan Sepak Bola Kuningan (Pesik), kesebelasan kebanggaan masyarakat Kabupaten Kuningan.

“Barangkali bisa juga nanti memberikan kontribusi penguatan skuad Pesik, yang memang kita cari waktu ke depan mencari bibit-bibit muda untuk memperkuat skuad Pesik, kesebelasan kebanggaan masyarakat Kabupaten Kuningan,” tuturnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, seluruh peserta, dan masyarakat yang telah ikut menjaga jalannya turnamen hingga pertandingan final.

“Selamat bagi panitia, selamat penyelenggaraan dan sukses, selamat juga kepada seluruh pemain sepak bola dari Mandirancan yang kali ini, tahun ini merebut sebagai juara pertama. Selamat sekali lagi,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Cilimus, H. Mulyadin, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan Cilimus Cup 2026. Menurutnya, seluruh rangkaian pertandingan telah dilalui hingga akhirnya Mandirancan FC berhasil menjadi juara pertama.

“Alhamdulillah pada sore ini Mandirancan sebagai juara pertama. Yang mana Mandirancan ini sudah melalui berbagai rintangan, alhamdulillah menjadikan juara pertama dalam Turnamen Cilimus yang pertama,” ujar H. Mulyadin.

Ia mengatakan, pengalaman penyelenggaraan tahun ini akan menjadi bahan evaluasi sekaligus pembelajaran untuk pelaksanaan turnamen berikutnya.

“Harapan ke depan, insyaallah kami juga akan mengadakan turnamen seperti ini. Dan di tahun ini akan menjadi pembelajaran buat kami untuk di tahun yang akan datang,” katanya.

Dari kubu juara, Kepala Desa Mandirancan, Didi Asmadi, mengaku bersyukur atas keberhasilan tim desanya meraih gelar juara Cilimus Cup 2026.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, penyelenggara, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga turnamen dapat berjalan aman dan tertib.

“Alhamdulillah, dengan adanya pertandingan antar desa, tim Mandirancan masuk final. Bisa dilihat tadi sendiri pada saat final, skor 1-1 dan dilanjutkan adu penalti. Akhirnya Mandirancan menjadi juara,” ujar Didi Asmadi.

Menurut Didi, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak yang turut menyukseskan penyelenggaraan Cilimus Cup 2026.

“Saya bersyukur kepada panitia, penyelenggara, juga yang lainnya yang telah mendukung dan men-support pertandingan ini sehingga bisa berjalan dengan aman dan tertib,” katanya.

Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi para pemain muda Desa Mandirancan untuk terus mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi yang lebih tinggi.

“Semoga harapan kami ini, pemain-pemain kami bisa berdedikasi lagi, bisa maju sesuai dengan keinginan. Sepak bola ini memang harus digalakkan dengan sebaik-baiknya, karena main bola adalah hiburan rakyat yang sangat disenangi oleh masyarakat,” tuturnya.

Didi menambahkan, pertandingan sepak bola antar desa diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk mempererat kebersamaan sekaligus mengembangkan potensi olahraga di tingkat desa.

“Untuk itu, dengan pertandingan-pertandingan main bola ini, setiap momen pertandingan tetap harus bisa Melesat!” pungkasnya.

/Moris