Journal Gamas

Label

lisensi

Red
Agustus 26, 2026, 10.54 WIB
Last Updated 2026-08-26T03:54:02Z
HeadlinePendidikan

Rehabilitasi SDN 1 Langseb Transparan, Utamakan Mutu dan Kualitas

Advertisement

KUNINGAN - JOURNALGAMAS.COM,-
Perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan terus diwujudkan melalui berbagai program peningkatan sarana dan prasarana pendidikan. Salah satunya melalui program revitalisasi satuan pendidikan yang menyasar sejumlah sekolah di Kabupaten Kuningan. SDN 1 Langseb, Kecamatan Lebakwangi, menjadi salah satu sekolah yang mendapatkan program tersebut. Dalam pelaksanaannya, pihak sekolah yang dipimpin Muhari, S.Pd.I, memastikan seluruh proses rehabilitasi ditempuh sesuai prosedur yang telah ditentukan.

Program rehabilitasi tersebut dilaksanakan dengan mengacu pada petunjuk teknis (juknis) dan Rencana Anggaran Biaya (RAB), baik dalam hal konstruksi maupun penggunaan bahan material. Ahmadi, selaku kepala tukang, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa seluruh pekerjaan berpedoman pada ketentuan yang telah ditetapkan. Penggunaan material, termasuk besi yang menjadi salah satu komponen penting dalam konstruksi, juga disesuaikan dengan ketentuan. Menurutnya, pihak sekolah bersama panitia pelaksana pembangunan mengedepankan mutu dan kualitas dalam setiap tahapan pekerjaan.

“Dalam pelaksanaan rehabilitasi di SDN 1 Langseb sesuai juknis dan RAB yang sudah ditentukan, baik dalam konstruksi maupun penggunaan bahan material. Intinya, pihak sekolah melalui panitia yang sudah dibentuk mengedepankan mutu dan kualitas,” terang Ahmadi.

Sementara itu, Kepala SDN 1 Langseb Muhari, S.Pd.I, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya menyampaikan bahwa sebelum pelaksanaan rehabilitasi dimulai, pihak sekolah terlebih dahulu melakukan pembentukan Panitia Pelaksana Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP). Pihak sekolah juga berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat serta lembaga desa. Menurutnya, karena pembangunan dilaksanakan dengan metode swakelola, transparansi dan keterlibatan berbagai unsur menjadi bagian penting dalam pelaksanaan maupun pengawasan pembangunan.

“Kami melibatkan semua unsur dalam pelaksanaan dan pengawasan agar pembangunan dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan kualitas yang sesuai,” ujar Muhari.

Lebih lanjut, Muhari mengungkapkan bahwa meskipun dirinya baru beberapa bulan menjabat sebagai kepala sekolah, dirinya memiliki keinginan untuk menciptakan iklim pendidikan yang berkualitas, baik dari sisi proses pembelajaran maupun sarana dan prasarana pendukung. Karena itu, dalam pelaksanaan rehabilitasi saat ini pihaknya berupaya mengikuti seluruh prosedur yang telah ditentukan.

“Walau saya baru menjabat beberapa bulan, saya ingin menciptakan iklim pendidikan yang berkualitas. Adapun dalam pembangunan saat ini saya mengikuti prosedur yang sudah ditentukan karena tidak mau ada kendala di kemudian hari, TGR,” pungkas Muhari.

Dengan pelaksanaan yang mengacu pada juknis dan RAB serta melibatkan panitia, pemerintah desa, dan unsur terkait dalam proses pengawasan, pihak sekolah berharap program rehabilitasi SDN 1 Langseb dapat memberikan manfaat bagi peningkatan kenyamanan dan kualitas sarana pendidikan bagi para siswa maupun tenaga pendidik.

/Dodo