Advertisement
KUNINGAN - JOURNALGAMAS.COM,- Gerakan Anti Maksiat (GAMAS) Kabupaten Kuningan mengajak seluruh umat Islam untuk menghidupkan malam Nisfu Sya’ban dengan memperbanyak ibadah, doa, dan dzikir sebagai bentuk persiapan spiritual menjelang bulan suci Ramadan.
Ketua GAMAS Kabupaten Kuningan, Ustadz Iing Sholihin, menyampaikan bahwa Nisfu Sya’ban yang jatuh pada Senin malam Selasa merupakan momentum penting untuk bermuhasabah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Malam Nisfu Sya’ban adalah malam penuh rahmat dan ampunan. Inilah saat yang tepat bagi umat Islam untuk memperbanyak istighfar, doa, serta memohon agar hidup kita diberkahi dan dijauhkan dari segala kemaksiatan,” ujar Ustadz Iing, Minggu (2/2/2026).
Menurutnya, rangkaian amalan yang dianjurkan pada malam tersebut dimulai setelah salat Magrib dengan membaca Surat Yasin sebanyak tiga kali, dilanjutkan dengan doa bersama. Kemudian setelah melaksanakan salat Isya berjamaah, jamaah dianjurkan menunaikan shalat sunnah rawatib, shalat witir, serta shalat tasbih empat rakaat dua kali salam.
“Pada salat tasbih dibaca doa khusus salat tasbih, lalu ditutup dengan doa Nisfu Sya’ban. Semua amalan ini bertujuan memohon ampunan, keselamatan, dan keberkahan hidup,” jelasnya.
Ustadz Iing juga menekankan pentingnya menjadikan Nisfu Sya’ban sebagai sarana memperbaiki diri, meninggalkan kebiasaan buruk, dan memperkuat komitmen untuk menjauhi maksiat.
“Melalui momentum ini, GAMAS mengajak masyarakat Kuningan untuk semakin cinta masjid, rajin berjamaah, dan bersama-sama menjaga lingkungan dari perilaku yang merusak moral,” tegasnya.
Ia berharap, dengan menghidupkan malam Nisfu Sya’ban secara khusyuk, umat Islam dapat menyambut Ramadan dengan hati yang bersih, iman yang kuat, serta semangat beribadah yang lebih baik.
/Moris


