Journal Gamas

Label

lisensi

Red
Januari 29, 2026, 12.25 WIB
Last Updated 2026-01-29T05:32:43Z
HeadlineHumaniora

Infrastruktur Terabaikan, Warga Langseb Pertanyakan Pelayanan Pemkab

Advertisement

KUNINGAN - JOURNALGAMAS.COM,-
Ruas jalan berstatus jalan Kabupaten yang melintasi Desa Langseb, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Kuningan, kini berada dalam kondisi rusak parah dan dipenuhi lubang. Kondisi tersebut sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan karena kerap memicu kecelakaan lalu lintas, terutama saat hujan dan malam hari.

Warga menilai kerusakan ini luput dari perhatian Pemerintah Kabupaten Kuningan dan dinas teknis terkait. Padahal, jalan tersebut merupakan akses utama masyarakat dalam menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial.

Di tengah gencarnya program perbaikan infrastruktur jalan oleh Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi di berbagai wilayah Jawa Barat, kondisi jalan di Blok Kapandayan, Desa Langseb, justru terkesan tertinggal dan tidak tersentuh pembangunan.

Kepala Desa Langseb, Jamhuri, didampingi Sekretaris Desa Iyus, saat ditemui di ruang kerjanya menyampaikan bahwa pihak Pemerintah Desa telah lama menerima keluhan masyarakat terkait kondisi jalan tersebut.

“Kami selaku Pemerintah Desa mewakili masyarakat sangat menanti perhatian dari Pemkab Kuningan, khususnya Dinas PUTR, untuk segera melakukan perbaikan. Jalan di Blok Kapandayan rusak dan berlubang, dan sudah sering terjadi kecelakaan di lokasi itu,” tegas Jamhuri. Kamis (29/1/2026) 

Ia menjelaskan bahwa keterbatasan anggaran Dana Desa Tahun Anggaran 2026 serta status jalan sebagai jalan Kabupaten membuat Pemerintah Desa tidak memiliki kewenangan penuh untuk melakukan perbaikan.

“Dengan status jalan Kabupaten, kewenangan ada di Pemkab. Di sisi lain, keamanan dan kenyamanan masyarakat adalah tanggung jawab bersama dan menjadi prioritas utama kami sebagai pemerintah,” tambahnya.

Sekretaris Desa Langseb, Iyus, juga menekankan pentingnya respons cepat dari Pemerintah Kabupaten demi keselamatan warga.

“Kami berharap bukan hanya janji, tapi ada aksi nyata. Jangan sampai menunggu korban lebih banyak baru dilakukan perbaikan,” pungkas Iyus.

/Dodo