Advertisement
JAKARTA - JOURNALGAMAS.COM,- Keluarga Besar Setya Kita Pancasila menegaskan bahwa informasi yang menyebut banjir dan longsor di Pulau Sumatra telah ditetapkan sebagai bencana internasional adalah tidak benar atau hoaks, sebagaimana telah diklarifikasi oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Humas Setya Kita Pancasila Sandy Tumiwa, SH, mengatakan masyarakat perlu merujuk pada informasi resmi pemerintah dan tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang beredar di media sosial tanpa dasar yang jelas.
“Setya Kita Pancasila mendukung penuh klarifikasi Komdigi bahwa klaim tersebut adalah hoaks. Tidak ada penetapan bencana internasional sebagaimana yang beredar di sejumlah platform media sosial,” kata Sandy dalam keterangannya, Senin.(22/12/2025)
Sandy mengingatkan bahwa penyebaran informasi tidak benar berpotensi menimbulkan keresahan dan mengganggu kondusivitas, terutama saat pemerintah dan berbagai pihak tengah fokus pada penanganan bencana serta pemulihan masyarakat terdampak.
Ia juga mengimbau masyarakat, influencer, dan konten kreator untuk lebih bijak dan bertanggung jawab dalam memproduksi maupun menyebarkan konten di ruang digital.
“Kami mengajak semua pihak untuk tidak memperkeruh suasana. Gunakan ruang digital untuk menyebarkan informasi yang akurat, menyejukkan, dan membangun solidaritas,” ujarnya.
Menurut Sandy, Indonesia memiliki mekanisme hukum dan institusi yang jelas dalam penanganan bencana. Oleh karena itu, setiap informasi terkait status bencana harus mengacu pada sumber resmi pemerintah.
“Nilai-nilai Pancasila harus menjadi pedoman bersama, terutama dalam menjaga persatuan dan ketenangan publik,” kata dia.
Setya Kita Pancasila mengajak masyarakat untuk menghentikan penyebaran informasi tidak benar dan selalu melakukan verifikasi sebelum membagikan konten.
/Moris


