Journal Gamas

Label


lisensi

Red
Desember 10, 2025, 20.49 WIB
Last Updated 2025-12-10T13:49:14Z
HeadlineHumaniora

Perempuan Kuningan Teguhkan Peran Strategis dalam Pembangunan pada HKG PKK ke-53 dan HUT DWP ke-26 Tahun 2025

Advertisement

KUNINGAN - JOURNALGAMAS.COM,-
Pemerintah Kabupaten Kuningan menyelenggarakan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 dan HUT ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Tahun 2025, Rabu (10/12/2025) di GOR Ewangga Kuningan. Acara berlangsung meriah, penuh kekhidmatan, dan menjadi momentum penting penguatan peran perempuan dalam pembangunan daerah.

Kegiatan ini dihadiri oleh unsur pimpinan daerah, organisasi perempuan, dan seluruh perangkat kerja daerah, antara lain:

1. Bupati Kabupaten Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si.
2. Dandim 0615/Kuningan diwakili Pasipers Kodim 0615/Kng Kapten Arh Hari Setyo Utomo
3. Kapolres Kuningan diwakili Kabag SDM Kompol Her Budiman, S.Sos., M.AP.
4. Wakil Bupati Kabupaten Kuningan Hj. Tuti Andriyani, S.H., M.Kn.
5. Kepala BNN Kabupaten Kuningan Agus Mulya, S.Pd., M.Si.
6. Ketua Pengadilan Negeri Kuningan diwakili Armelia Novianti, S.H., M.H.
7. Kaprodi Rehso Poltekkes Kemenkes BandungRini Hartini Rinda
8. Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVI Kodim 0615/Kngdr. Ny. Azrida Hafda Prima Agung
9. Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan Hj. Ela Helayati, S.Sos.
10. Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten KuninganYati U. Kusmana
11.Ketua GOW Kabupaten Kuningan Hj. Rini Sujianti, SE., M.M.
12. Seluruh Kepala SKPD se-Kabupaten Kuningan
13. Para Kepala Perangkat Daerah dan Camat se-Kabupaten Kuningan
14. Para Kepala Bagian Lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Kuningan


Acara dibuka dengan registrasi peserta dan pembagian doorprize pra-acara, disusul penampilan seni jaipongan dari MTSN 6 Kuningan. Setelah dibuka secara resmi, hadirin menyanyikan Indonesia Raya, Mars PKK, Mars HKG, dan Hymne DWP, lalu dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an serta doa.

Sejumlah video ditayangkan untuk mengenang perjalanan panjang PKK dan DWP, termasuk sejarah singkat PKK, video kegiatan TP PKK dan DWP, hingga penayangan video Sentra Cipta Mandiri (SCM) yang kemudian dilaunching secara resmi oleh Asisten Deputi Kemenko Pemberdayaan Masyarakat RI.

Acara berlanjut dengan pembacaan puisi, laporan panitia, penyerahan penghargaan Adhi Bakti Utama dari PKK Pusat dan Kabupaten, serta sambutan-sambutan dari ketua DWP, ketua TP PKK, hingga Bupati Kuningan.

Momentum perayaan semakin meriah dengan pemotongan tumpeng, penampilan tari oleh MTSN 6 Kuningan, pembagian hadiah lomba dan Gramata untuk siswa, serta penyerahan berbagai cinderamata.

Ketua DWP Kuningan, Yati U. Kusmana, menegaskan bahwa peringatan HUT bukan sekadar acara tahunan, tetapi ruang refleksi untuk memperkuat peran perempuan dalam membangun karakter bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Ia menyoroti pentingnya peran ibu dalam memberikan asih, asuh, dan asah bagi tumbuh-kembang anak. Menurutnya, dari tangan perempuanlah lahir generasi berintegritas dan berdaya saing global. DWP diharapkan mampu terus menjadi ruang tumbuh perempuan Indonesia tangguh, cerdas, dan berdaya.

Ketua TP PKK Kuningan, Hj. Ela Helayati, S.Sos., mengajak seluruh perempuan untuk terus memperkuat solidaritas sesama perempuan. Ia menegaskan bahwa ketika perempuan kuat, keluarga kuat dan ketika keluarga kuat, masyarakat pun ikut kuat.

Perayaan kali ini juga menjadi pengingat bahwa pengabdian perempuan melalui PKK dan DWP memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menjelaskan bahwa kemajuan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas perempuan sebagai madrasah pertama bagi generasi.

Beliau mengapresiasi Launching Sentra Cipta Mandiri (SCM) melalui Sheltered Workshop Peduli (SWP) berupa produksi batik ciprat di Graha Berdaya Desa Tambak Baya, Kecamatan Garawangi, sebagai inovasi pemberdayaan perempuan di Kuningan.

Bupati menegaskan bahwa masa depan daerah dibangun tidak hanya oleh kekuatan tangan laki-laki, tetapi juga oleh keteguhan hati, kebijaksanaan, dan ketulusan perempuan-perempuan Kuningan.

PKK selama 53 tahun menjadi motor penggerak keluarga pada aspek kesehatan, ketahanan pangan, pendidikan, hingga lingkungan.
DWP selama 26 tahun menunjukkan dukungan nyata kepada aparatur negara melalui karya sosial.

Launching SCM menjadi langkah konkret pemberdayaan perempuan di Kuningan melalui produksi batik ciprat yang digarap bersama komunitas peduli.

/Moris