Journal Gamas

Label


lisensi

Red
Desember 06, 2025, 22.33 WIB
Last Updated 2025-12-06T15:33:42Z
EksosbudHeadline

Listrik Sumbar Pulih 100%: Pemerintah Kebut Perbaikan Jalan dan Jembatan

Advertisement

SUMATRA BARAT - JOURNALGAMAS.COM,-
Dikutif Dari akun resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Upaya pemulihan pascabencana di Provinsi Sumatra Barat menunjukkan hasil signifikan. Pada Jumat (5/12/2025), seluruh jaringan listrik di wilayah Sumbar kembali berfungsi seratus persen setelah sebelumnya terdampak banjir dan tanah longsor. Kecamatan Palembayan di Kabupaten Agam menjadi area terakhir yang menyala akibat kondisi jalur yang berlumpur dan sulit diakses. Meski demikian, petugas PLN bekerja tanpa henti hingga pemulihan tercapai sepenuhnya setelah sebelumnya berhasil mengembalikan 99,8 persen pasokan listrik sejak Senin (1/12/2025).

Pemulihan listrik mencakup 19 kabupaten dan kota, yakni Kota Padang, Bukittinggi, Padang Panjang, Pariaman, Payakumbuh, Sawahlunto, Solok, serta Kabupaten Dharmasraya, Kepulauan Mentawai, Lima Puluh Kota, Padang Pariaman, Pasaman, Pasaman Barat, Pesisir Selatan, Sijunjung, Solok, Solok Selatan, Tanah Datar, dan Agam.

Di sisi lain, penanganan darurat terhadap kerusakan jalan dan jembatan terus dikejar Kementerian Pekerjaan Umum bersama pemerintah daerah. Hingga Jumat (5/12/2025), tercatat kerusakan pada 30 ruas jalan nasional dan 12 jembatan nasional. Sebanyak 63 titik mengalami longsor, sementara 32 titik terdampak banjir. Infrastruktur non-nasional juga terdampak berat, dengan 80 ruas jalan dan 32 jembatan memerlukan penanganan segera.


Beberapa akses masih terputus, termasuk jalur Sicincin batas Kota Padang Panjang KM 63+500 yang mengalami kerusakan total akibat longsor dan gerusan bahu jalan. Perbaikan diperkirakan membutuhkan waktu 14 hari dengan target membuka satu lajur bagi kendaraan ringan. Namun, beberapa jalur utama telah kembali bisa dilalui, seperti Padang Pariaman, Pasbar batas Sumatera Utara, Padang Panjang, Bukittinggi batas Riau, Padang Painan batas Bengkulu, serta Padang Solok Dharmasraya batas Jambi.

Sebanyak 23 ekskavator, 11 dump truck, dan 6 wheel loader telah dikerahkan untuk mempercepat pemulihan di seluruh lokasi terdampak. Mobilisasi alat berat dan logistik terus dilakukan agar aktivitas masyarakat dan distribusi bantuan bisa kembali normal.

/Red