Journal Gamas

Label


lisensi

Red
Desember 16, 2025, 13.58 WIB
Last Updated 2025-12-16T06:58:42Z
EksosbudHeadline

Korem 063/SGJ Perkuat Sinergi dengan Sultan Sepuh Cirebon, Tegaskan Harmoni Negara Awal (Histori) dan NKRI ( Direstui)

Advertisement

KUNINGAN - JOURNALGAMAS.COM,-
Korem 063/Sunan Gunung Jati (063/SGJ) melaksanakan kunjungan resmi ke Sultan Sepuh Cirebon sekaligus Ketua Umum Dewan Adat Nasional Republik Indonesia (DAN-RI), KGSS.Pangeran Heru Rusyamsi Arianatareja, S.Psi., M.H. Kunjungan tersebut menjadi wujud nyata upaya memperkuat hubungan harmonisasi antar negara (Negara awal dan negara baru), khususnya Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan Kesultanan Cirebon sebagai institusi Negara histori awal yang berbasis adat yang memiliki peran strategis dalam kehidupan sosial, budaya, dan historis masyarakat adat.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban itu mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, persatuan nasional, serta pelestarian adat, budaya Nusantara serta menjaga kedaulatan NKRI.

Korem 063/SGJ memandang Kesultanan Cirebon tidak hanya sebagai warisan sejarah, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam memperkuat ketahanan sosial, kohesi masyarakat dan menguatkan kedaulatan Negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sultan Sepuh Cirebon, KGSS. Pangeran Heru Rusyamsi Arianatareja, S.Psi.,M.H., menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan pentingnya sinergi antara Pemerintah dan kesultanan Menurutnya, hubungan harmonisasi antara pemerintah dan kesultanan merupakan fondasi kuat dalam menjaga nilai-nilai adat, kearifan lokal, serta hukum tradisional yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat. Hal tersebut disampaikannya pada Senin (16/12/2025).

Lebih lanjut, Sultan Sepuh menegaskan bahwa Kesultanan Cirebon senantiasa mendukung upaya pemerintah dan TNI dalam menjaga stabilitas, keamanan, serta persatuan nasional, sepanjang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dan adat istiadat yang diwariskan secara turun-temurun.

Sementara itu, jajaran Korem 063/Sunan Gunung Jati menyampaikan komitmennya untuk terus menjalin komunikasi dan kerja sama yang konstruktif dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga adat dan kesultanan. Sinergi tersebut dinilai penting dalam menciptakan kondisi wilayah yang aman, kondusif, dan berlandaskan nilai-nilai kebangsaan.

Dalam konteks kebangsaan, pertemuan ini juga dimaknai sebagai harmonisasi antara Negara Awal Kesultanan Cirebon sebagai negara historis berbasis Adat dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai negara yang direstui secara konstitusional. Sinergi tersebut menegaskan bahwa sistem pemerintahan nasional yang berjalan saat ini merupakan perpaduan kekuatan sejarah, adat, dan kedaulatan negara modern, yang menyatu dalam bingkai NKRI.

Kunjungan resmi ini diharapkan tidak hanya mempererat hubungan kelembagaan, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam membangun harmoni antara Pemerintah dan Kesultanan Cirebon, demi terwujudnya persatuan nasional, ketahanan sosial, kedaulatan negara serta pelestarian budaya Nusantara di masa mendatang.

/Moris