Journal Gamas

Label


lisensi

Red
Desember 21, 2025, 08.16 WIB
Last Updated 2025-12-21T01:16:07Z
EksosbudHeadline

Jelang Nataru, Kadiskatan Wahyu Hidayah Pastikan Harga dan Pasokan Pangan Kuningan Stabil

Advertisement

KUNINGAN - JOURNALGAMAS.COM,-
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kabupaten Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, M.Si., memastikan ketersediaan pasokan dan perkembangan harga pangan di Kabupaten Kuningan menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026 berada dalam kondisi relatif stabil dan terkendali.

Hal tersebut disampaikan Dr. Wahyu saat mendampingi Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. dan Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani dalam kegiatan monitoring langsung harga dan ketersediaan pangan di pasar tradisional, yakni Pasar Baru dan Pasar Kepuh, serta pasar modern seperti Surya dan Griya Yogya, Sabtu (20/12/2025).

Wahyu menjelaskan, hasil pemantauan lapangan yang dilakukan bersama unsur Forkopimda dan perangkat daerah terkait menunjukkan bahwa sebagian besar komoditas pangan strategis masih bergerak stabil, khususnya beras, gula pasir, minyak goreng, daging sapi, serta sejumlah komoditas perikanan.
Berdasarkan data harga pangan tingkat konsumen Kabupaten Kuningan yang dirilis Diskatan per 20 Desember 2025, harga beras premium berada pada kisaran Rp14.000 - 14.500 per kilogram, beras medium Rp13.000 - 13.500 per kilogram, dan beras SPHP Bulog Rp12.000 per kilogram.
“Diskatan secara rutin dan konsisten melakukan pemantauan serta pembaruan harga pangan setiap hari melalui website resmi dinas. Data ini menjadi rujukan penting bagi pemerintah daerah dalam mengambil langkah antisipatif dan pengendalian harga, terutama menjelang momentum peningkatan konsumsi seperti Nataru,” ujar Wahyu.

Ia menambahkan, fluktuasi harga masih terjadi pada beberapa komoditas hortikultura dan protein hewani. Cabai rawit merah tercatat berada pada kisaran Rp70.000–80.000 per kilogram, sementara cabai merah besar dan cabai keriting berada di kisaran Rp35.000 - 40.000 per kilogram.
Sementara itu, bawang merah justru menunjukkan tren penurunan harga, berada di kisaran Rp35.000 - 40.000 per kilogram dibandingkan hari sebelumnya. Adapun harga telur ayam ras tercatat pada kisaran Rp30.500 - 31.000 per kilogram, dan daging ayam ras Rp40.000 - 42.000 per kilogram.

Menurut Wahyu, dinamika harga tersebut masih dalam batas kewajaran dan dipengaruhi oleh faktor cuaca, distribusi, serta peningkatan permintaan menjelang hari besar keagamaan. Diskatan terus memperkuat koordinasi dengan instansi terkait untuk menjaga keseimbangan pasokan, kelancaran distribusi, dan keterjangkauan harga bagi masyarakat.

Ia menegaskan, langkah pemantauan harian ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam mewujudkan ketahanan pangan yang tangguh, sejalan dengan visi Kuningan MELESAT (Maju, Empowering, Lestari, Agamis, Tangguh).
“Stabilitas pangan adalah fondasi kesejahteraan masyarakat. Dengan pemantauan harian, intervensi kebijakan yang tepat, serta sinergi lintas sektor, kami optimistis kebutuhan pangan masyarakat Kuningan selama Nataru dapat terpenuhi dengan baik dan harga tetap terkendali,” pungkasnya.

/Moris